Selasa, 25 Juni 2024

Ketika Hidup Dalam Lembah Kekelaman

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

26 JUNI 2024

Bacaan Mazmur 23:1-6


*KETIKA HIDUP DALAM LEMBAH KEKELAMAN*

_"Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku"_

(Mazmur 23:4) 


Setiap orang pasti mengharapkan hidupnya dalam kondisi baik-baik saja. Apa yang diusahakan selalu lancar, sehat dan bahagia. Namun realitanya terkadang tidaklah demikian.  Usaha yang kita harapkan lancar justru tersendat, bisnis yang kita harapkan untung justru buntung. Akhirnya bukan tabungan tapi justru hutang yang menumpuk. Pikiran menjadi kalut, bingung dan kesehatan pun semakin menurun. Hidup seakan diliputi kegelapan dan bayang-bayang masa depan tampak kelam.


Saudaraku terkasih, selagi masih hidup, kita pasti tidak terlepas dari masalah. Tetapi sebagai umat Tuhan kita tidak perlu kuatir dan takut, karena *janji Tuhan nyata bagi setiap orang percaya*. Janji Tuhan inilah yang akan membuat perbedaan bagi setiap orang yang meyakininya.

Mazmur 23 merupakan ungkapan iman Daud yang senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah hidupnya. Daud meyakini dan tanpa ragu sedikitpun akan janji dan penyertaan Tuhan. Daud menyebut Tuhan sebagai Gembala yang baik, yang menunjukkan bagaimana dirinya benar-benar meyakini akan penyertaan dan pemeliharaan Tuhan dalam situasi sekelam apapun! Sehingga Daud senantiasa memandang setiap persoalan dengan cara pandang yang positif, bahwa Tuhan pasti akan senantiasa memampukan setiap orang yang mengandalkan Dia untuk menghadapi badai kehidupan sekeras dan sesulit apapun! 

Ada 3 janji Tuhan yang Daud rasakan dan itu bisa menjadi pegangan hidup kita ketika situasi kelam menerpa hidup kita. Janji itu adalah :

1. *JANJI KENYAMANAN* (ayat 1-3). Tuhan tidak akan membiarkan umat-Nya sendirian. Dia senantiasa akan menyediakan kebutuhan hidup kita, baik secara rohani maupun jasmani. Apapun yang menjadi kebutuhan umat-Nya, disediakan oleh Dia menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya di dalam Yesus Kristus (Filipi 4:19). Tuhan akan membuat kita merasa nyaman dengan mencukupi semua kebutuhan kita.

2. *JANJI KEAMANAN* (ayat 4). Tuhan tidak akan membiarkan umat/domba-dombaNya berjalan sendirian. Bahkan sekalipun bahaya menghadang, sekalipun kesulitan mendera, sekalipun keadaan tidak mengenakkan kita tidak perlu takut, karena Tuhan senantiasa beserta kita. Perlindungan-Nya nyata atas hidup kita. Tuhan tidak pernah meninggalkan dan membiarkan kita dalam segala keadaan (Ibrani 13:5b) 

3. *JANJI KELIMPAHAN* (ayat 5-6). Tuhan menyediakan janji berkat yang melimpah bagi semua orang yang percaya kepada-Nya, bahkan saat kondisi semakin kelam. Dia akan memberkati setiap usaha dan pekerjaan kita. Orang lain boleh kuatir dan berkata sulit, susah dan cemas; namun *di dalam Tuhan ada mujizat bagi yang senantiasa mengandalkan Dia.* Seumur hidup kita akan dikenyangkan oleh berkat-berkat-Nya!


Saudaraku terkasih, keadaan dunia boleh semakin kelam, tetapi janji penyertaan Tuhan nyata bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Mari kita andalkan Tuhan YESUS KRISTUS sebagai Gembala kita yang Agung. Berikan diri kita untuk bersedia dituntun oleh-Nya dan mendengarkan suara-Nya, maka ketenangan dan kebahagiaan akan menjadi milik kita!


Amin, selamat menjalani hari-hari dengan tetap mengikuti tuntunan Sang Gembala Agung. Tuhan Yesus memberkati 🙏   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...