Minggu, 28 Januari 2024

Pertolongan Tuhan

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

29 JANUARI 2024

Bacaan Mazmur 3:1-9


*PERTOLONGAN TUHAN*

_"Dari TUHAN datang pertolongan. Berkat-Mu atas umat-Mu!"_ ( Mazmur 3:9)


Manusia sering menginginkan sesuatu serba cepat sesuai apa yang ia mau. Terlebih ketika ia sedang mengalami pergumulan, kesulitan dan penderitaan. Baik itu sakit penyakit, kondisi keuangan yang memburuk, kehilangan orang terkasih dll. Mungkin kita sudah berdoa, rajin beribadah dan aktif pelayanan namun seakan Tuhan membiarkan kita terus terpuruk. Akibatnya banyak yang kurang bahkan tidak sabar menanti pertolongan Tuhan. Kita sering menuntut Tuhan agar mengikuti apa keinginan kita, sementara kita sulit sekali melakukan apa yang Tuhan mau. Ujung-ujungnya kita kecewa dan berusaha mencari pertolongan di luar Tuhan, entah melalui "orang pintar", dukun atau kekuatan lain. 


Saudaraku terkasih, terkadang Tuhan mengijinkan situasi sulit dan berat menimpa kita supaya kita menyadari bahwa hidup itu tidak selamanya berjalan mulus. Bisa saja situasi tersebut Tuhan pakai untuk mendidik dan membentuk karakter kita yang selama ini jauh dari kehendak Tuhan. Bisa juga hal itu terjadi untuk menginsyafkan kita bahwa kita membutuhkan kekuatan Tuhan karena selama ini kita sering merasa kuat dan bisa mengatasi segala sesuatu tanpa pertolongan Tuhan. 

Mari kita meneladani Daud. Dalam situasi apapun ia selalu datang kepada Tuhan dan mengharapkan pertolongan-Nya. Daud benar-benar sadar bahwa hanya dari Tuhan lah datang pertolongan. Mungkin pertolongan Tuhan tidak secepat apa yang kita inginkan, tapi percayalah bahwa pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat karena selalu datang tepat dan indah pada waktunya. Maka jika saat ini hati kita ada terbersit keinginan untuk minta pertolongan manusia atau kuasa di luar Tuhan, jangan lakukan. Segeralah berlutut dan berseru kepada Tuhan. Ia sanggup melakukan segala perkara bahkan yang tampaknya mustahil bagi manusia. Yang perlu kita lakukan adalah percaya penuh akan kuasa-Nya!

Amin. Selamat mengawali minggu ini dengan terus berharap akan pertolongan Tuhan. Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏


(Lukas lstiadi)

Rabu, 24 Januari 2024

Saat Engkau Berseru, Tuhan menjawab Doamu

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

25 JANUARI 2024

Bacaan Mazmur 3:1-9


*SAAT ENGKAU BERSERU, TUHAN MENJAWAB DOAMU*

_"Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus"_

(Mazmur 3:5)


Mungkin saat Saudara membaca renungan ini, keadaan Saudara sedang dalam situasi sulit, kalut, dan tidak baik-baik saja. Tentu penyebabnya banyak hal, bisa masalah sakit penyakit, kondisi keuangan, keluarga diambang kehancuran, dll. Pikiran menjadi ruwet, jalan terasa buntu dan dunia seakan tampak gulita. Yang ada hanya bingung tidak tahu harus berbuat apa. Suasana seperti itu ibarat potongan syair salah satu lagu campur sari yang dinyanyikan almarhum Didi Kempot : _"Yen arep crito karo sopo...Yen ora crito koq tambah nelongso"_

_"Yen ora sambat uwis ra kuwat.. arep njaluk tulung bingung lehku nembung...."_


Daud saat melarikan diri dalam pengejaran musuh yang notabene adalah anak sendiri, mengalami masa-masa yang sangat sulit, penuh pergumulan dan penderitaan. Dulu sebagai seorang raja, ia sangat dihormati dan disegani banyak orang.  Namun ketika terjadi pengkhianatan dan perebutan tahta oleh anak sendiri, Daud tak lagi dihormati bahkan pengikutnya pun banyak yang berpihak pada Absalom anaknya. Ia berada dalam situasi kritis dan penuh ejekan seolah Tuhan tidak lagi peduli dan mau  menolongnya. Namun keadaan seperti itu tidak membuatnya frustasi apalagi putus asa. Daud tidak berharap kepada pertolongan manusia tetapi ia berseru dengan nyaring kepada Tuhan. Berseru dengan nyaring artinya berteriak keras untuk mengungkapkan seluruh isi hatinya yang dipenuhi kesesakan. Dan seruan Daud didengar oleh Tuhan dan Tuhan pun menjawab seruan Daud dengan menolong pergumulannya (ayat 9). Sehingga Daud meski di tengah bahaya yang mengancam jiwanya, ia tetap tenang dan bahkan bisa membaringkan tubuhnya untuk tidur tanpa perasaan kuatir dan takut sebab Tuhan menopangnya (ayat 6-7). 


Saudaraku terkasih, apapun kesulitan, tantangan, pergumulan dan penderitaan yang Saudara alami, Tuhan sanggup menopang dan menolong asalkan kita mau berseru dengan nyaring kepada-Nya. Ingat dan pegang janji-Nya: *_"Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku."_* (Mazmur 50:15)

Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏


(Lukas lstiadi)

Berlindung kepada Tuhan untuk Meraih Kebahagiaan

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

24 JANUARI 2024

Bacaan Mazmur 2:10-12


*BERLINDUNG KEPADA TUHAN UNTUK MERAIH KEBAHAGIAAN*

_"Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!"_ (Mazmur 2:12b)


Kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan merupakan hal yang penting dalam kehidupan kita. Banyak orang beranggapan bahwa untuk meraih hal tersebut kita harus hidup berkecukupan, banyak harta, punya jabatan tinggi dan punya fasilitas kesehatan yang baik. Memang benar semua itu kita butuhkan tetapi belum bisa menjamin kebahagiaan apalagi keselamatan kita. 

Rahasia kebahagiaan menurut firman Tuhan yang kita renungkan saat ini adalah "berlindung pada Tuhan". Daud dan hamba Tuhan sering menggunakan ungkapan dalam bentuk metafora untuk menyebut Tuhan sebagai tempat perlindungan, yaitu : 

1. Batu karang (Mazmur 18:2)

2. Kubu pertahanan (Mazmur 18:2; 62:2)

3. Perisai (Mazmur 3:3; 18:2)

4. Tanduk keselamatan (Mazmur 18:2)

5. Benteng (Mazmur 144:2)

Dll...


Berlindung kepada Tuhan akan merasa bahagia karena di dalam perlindungan-Nya kita merasa aman, tenteram, damai dan tidak ada kuasa di luar Tuhan yang sanggup menembus perlindungan Tuhan. Berlindung kepada Tuhan juga berarti berserah dan percaya penuh kepada kedaulatan-Nya atas hidup kita. Berlindung kepada Tuhan juga berarti selalu mengandalkan hidup kita kepada-Nya. Berlindung kepada Tuhan juga harus terwujud dalam kedekatan kita dengan-Nya, karena _"Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku"_ (Mazmur 62:2).


Saudaraku terkasih, berlindung kepada Tuhan merupakan cara terbaik mendapatkan kebahagiaan, ketenangan dan keselamatan. Orang yang senantiasa berlindung kepada Tuhan tidak mudah digoyahkan oleh berbagai badai pergumulan dan penderitaan. 


Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏


(Lukas lstiadi)

Selasa, 16 Januari 2024

Memilih pergaulan yang tepat

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

17 JANUARI 2024

Bacaan Mazmur 1:1-6


*MEMILIH PERGAULAN YANG TEPAT*

_"Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh"_

(Mazmur 1:1) 


Kita sebagai makhluk sosial tentu harus berteman dengan siapapun. Namun dalam hal bergaul, kita harus hati-hati dan selektif. Pergaulan merupakan jalinan hubungan sosial antara seseorang dengan orang lain yang berlangsung dalam jangka relatif lama sehingga terjadi saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Pergaulan merupakan kelanjutan dari proses interaksi sosial yang terjalin antara individu dalam lingkungan sosialnya. Jika pengaruhnya baik dan positif tentu bermanfaat untuk kita; namun jika pengaruhnya buruk dan negatif tentu harus kita hindari. Pergaulan yang salah sedikit banyak akan mempengaruhi hidup kita, baik dalam hal berpikir, berkata, bertindak bahkan dalam hal iman. Tidak jarang orang terjerumus dalam berbagai kejahatan dan dosa karena ia bergaul dengan orang-orang yang salah. Amsal 24:1 mengingatkan kepada kita:

_"Jangan iri kepada orang jahat, jangan ingin bergaul dengan mereka"_ Begitu pula dalam surat 1 Korintus 15:33 menegaskan:

_"Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik"_. 


Saudaraku terkasih, firman Tuhan dalam Mazmur 1:1 memberikan gambaran bahwa orang yang tidak salah dalam pergaulan maka ia akan hidup berbahagia. Karena itu hindari bergaul dengan orang-orang yang selalu berpikir negatif, suka bergosip, suka memfitnah, mencemooh, membuka aib orang lain dan berperilaku tidak terpuji. Pilihlah bergaul dengan orang-orang yang memiliki kualitas hidup dan imannya baik, sehingga mampu menguatkan hidup dan membangun iman kita. Jangan sampai kita salah memilih pergaulan sehingga prinsip hidup kita tidak sejalan dengan firman Tuhan. 


Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏


(Lukas lstiadi)

Senin, 15 Januari 2024

Tetap Segar

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

16 JANUARI 2024

Bacaan Mazmur 1:1-6


*TETAP SEGAR* 

_"Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil"_

(Mazmur 1:3)  


Tanaman yang tidak terawat, tidak disiram atau kekurangan air pasti akan layu bahkan jika dibiarkan akan kering dan mati. Sedang tanaman yang cukup air akan tetap segar, bertumbuh subur dan berbuah lebat. Demikian pula iman kita. Iman yang tidak terpelihara, tidak mendapat siraman firman Tuhan ia akan layu. Terlebih lagi jika ia lebih banyak terpengaruh oleh ajaran di luar firman Tuhan, tentu akan merusak pertumbuhan iman, layu, kering dan akhirnya mati. Hal-hal yang bisa menjadikan iman kita layu adalah pergaulan yang salah yaitu bergaul dengan orang-orang fasik dan orang-orang berdosa. Pergaulan yang buruk lama kelamaan akan merusak kebiasaan yang baik. Iman akan semakin kering, pengharapan akan semakin hilang dan kasih akan mati. Ia tidak akan pernah menghasilkan buah-buah kehidupan yang bisa memberkati orang lain. 

Tentu hal itu tidak boleh terjadi pada orang-orang yang percaya. 


Saudaraku terkasih, tentu kita tidak ingin memiliki iman yang kering. Oleh karena itu kesegaran iman harus terus dijaga, dirawat dan dipelihara. Bagaimana caranya?

1. Jauhilah pergaulan dengan orang-orang yang hidupnya tidak mengenal Tuhan bahkan memiliki kebiasaan yang buruk, jahat dan berperilaku tidak terpuji (ayat 1). Akibatnya kita akan menuju kerusakan dan kebinasaan (ayat 6)

2. Rajin membaca, merenungkan dan melakukan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari (ayat 2). Rajin dan rutin membaca firman Tuhan harus menjadi kebiasaan kita. Jangan sampai firman Tuhan hanya kita baca atau kita dengar seminggu sekali saat beribadah (itupun kalau datang beribadah). Atau firman Tuhan kita baca hanya saat kita sedang menghadapi masalah dan pergumulan, saat hati kalut dan pikiran sedang kacau-balau. Seolah-olah firman Tuhan hanya kita pakai sebagai _"obat penenang"_. Bacalah firman Tuhan seperti kita memenuhi kebutuhan jasmani. Jika tubuh kita haus dan lapar saja kita pasti akan segera mencari minum dan makanan. Begitulah seharusnya kita dalam merawat iman agar tetap segar. Iman yang terpelihara dan selalu segar oleh karena firman Tuhan, akan bertumbuh subur dan berbuah lebat. Apa yang dilakukan senantiasa diberkati dengan keberhasilan (ayat 3).


Nah, bagaimana dengan iman kita saat ini? Mulai layu dan keringkah? Jangan biarkan mati. Segeralah kita sirami dengan air kehidupan yaitu firman Tuhan. Luangkan waktu kita untuk membaca, merenungkan dan berusahalah melakukan. Jika tubuh kita saja kita beri makan dan minum minimal 3x sehari (belum termasuk camilan), lha koq iman kita sehari sekali saja kadang-kadang belum pasti. Mari kita berkomitmen untuk memelihara, merawat dan menyiram iman kita dengan firman Tuhan, makan iman kita akan terus segar sepanjang waktu. 

Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏


(Lukas lstiadi)

Minggu, 14 Januari 2024

Berjalan pada Jalan Tuhan

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

15 JANUARI 2024

Bacaan: Mazmur 1:1-6


*BERJALAN PADA JALAN TUHAN*

_“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik…… tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan…”_

(Mazmur 1:1-2)

 

Mungkin pernah dalam benak kita terlintas rasa iri kepada orang lain yang hidup dalam dosa dan kecurangan tetapi nampaknya lebih sejahtera dibanding orang yang jujur dan hidup seturut jalan Tuhan. Bahkan rasa-rasanya jika melihat hal itu, kita menganggap Tuhan tidak adil. Tapi benarkah demikian? Mari kita simak apa dampak orang yang berjalan menurut nasihat orang fasik dan orang yang berjalan pada jalan Tuhan menurut firmanTuhan dalam Mazmur 1:1-6 :


INILAH AKIBAT YANG AKAN DIALAMI OLEH ORANG-ORANG FASIK:

1. *Mereka seperti sekam yang ditiupkan angin* (ayat 3). Ini suatu gambaran berbagai kekuatan yang tidak mereka lihat yang akan membakar dan menghancurkan perjalanan hidup mereka. Mereka terlepas dari kasih karunia Allah dan berada di bawah penghukuman Allah (bd. Efesus 2:2 “kamu hidup di dalamnya (dosa-dosa), karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sedang bekerja diantara orang-orang yang durhaka”.

2. *Tidak tahan dalam penghakiman dan dan tidak tahan dalam perkumpulan orang benar* (ayat 5). Tidak ada orang fasik yang dapat bertahan saat Allah murka (Mazmur 76:8), dan saat penghakiman terakhir (Matius 25:31-46, khusus ayat 46 _“dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang yang benar ke dalam hidup yang kekal”_).

3. *Menuju kebinasaan* (ayat 6). Alkitab mengajarkan bahwa ada hukuman atas orang yang berbuat kejahatan dan itu adalah pasti. Hukuman itu berupa kutukan, penderitaan, dan pemisahan dari kasih karunia Allah dalam waktu yang tidak terbatas.  


DAN INILAH BERKAT DAN HASIL PERJALANAN HIDUP ORANG-ORANG YANG BENAR:


1) *Menerima sumber kehidupan yang tidak pernah habis-habisnya.* Ia seperti pohon yang ditanam di tepi air (ayat 3). Firman Tuhan yang selalu dibaca, direnungkan dan dilakukan akan terus menjadi sumber kehidupan yang tidak pernah kering. 

2) *Hidupnya dapat menjadi berkat bagi banyak orang.* Ia bagai pohon yang menghasilkan buahnya pada musimnya dan tidak layu daunya (ayat 3). 

3) *Apa yang diperbuatnya selalu berhasil* (ayat 3).  Apa yang diperbuatnya berhasil bukan berarti terbebas dari masalah atau pergumulan, tetapi orang benar akan mengetahui kehendak Allah dan hidup dipenuhi oleh berkat Allah. Setiap masalah akan menjadikannya semakin  dekat dengan Allah. Sebab ia yakin bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:28). 


Setelah mengetahui hal tersebut, masihkah kita iri kepada orang-orang fasik atau tetap memilih hidup berjalan pada jalan Tuhan?  Tentu pilihan ada di tangan kita masing-masing. 

Amin. Selamat mengawali minggu ini dengan tekad untuk selalu hidup seturut dengan kehendak Tuhan. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏                                                                             

                                                                                                                        (Lukas Istiadi)

Sabtu, 13 Januari 2024

Rahasia Keberhasilan

 RENUNGAN MINGGU EDISI KITAB MAZMUR 

14 JANUARI 2024

Bacaan Mazmur 1:1-6


*RAHASIA KEBERHASILAN*

_Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil_ (Mazmur 1:3)  


Kemarin kita sudah membahas tentang kunci kebahagiaan.  Saat ini kita akan membahas rahasia keberhasilan atau kesuksesan. Siapapun pasti ingin sukses dan berhasil dalam kehidupannya. Baik berhasil dalam menuntut ilmu, berhasil membangun rumah tangga yang harmonis, berhasil dalam berkarir, berhasil dalam pelayanan dan lain sebagainya. Namun ternyata tidak semua orang bisa meraih keberhasilan. Bahkan ada yang selalu gagal dan gagal sekalipun sudah berkali-kali mencoba dan berusaha.

Melalui firman Tuhan saat ini, Tuhan menunjukkan bagaimana supaya kita dapat meraih keberhasilan :

_Pertama_: *hidup benar,* yaitu tidak mengikuti nasehat orang fasik, menjauhi perbuatan dosa dan tidak suka bergaul dengan orang yang suka mencemooh (ayat 1)

_Kedua_: *mencintai dan melakukan firman Tuhan.*  Selalu setia membaca dan merenungkan firman Tuhan baik siang atau malam dan melakukannya dalam kehidupan setiap hari (ayat 2). Sebab firman Tuhan itulah yang akan berfungsi sebagai air kehidupan yang menguatkan dan menumbuhkan iman kita sehingga semakin hari semakin berakar kuat dan menghasilkan buah-buah berkat yang dapat dirasakan oleh orang lain (ayat 3).


Saudaraku terkasih, dunia sekarang banyak menawarkan keberhasilan secara instan. Namun jangan tergiur, sebab apa yang ditawarkan oleh dunia sering jauh dari kebenaran bahkan akan menjauhkan kita dari Tuhan. Percayalah, ketika kita berusaha hidup benar, menjauhi perbuatan dosa dan pergaulan yang jahat maka apapun yang kita lakukan akan diberkati dengan keberhasilan dan kesuksesan. 

Amin.

Selamat hari Minggu dan selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏🙏🙏 


(Lukas Istiadi)

Jumat, 12 Januari 2024

Kunci Kebahagiaan

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

13 JANUARI 2024

Bacaan Mazmur 1:1-6


*KUNCI KEBAHAGIAAN*

_"Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam"_

(Mazmur 1:1-2) 


Setiap orang pasti ingin bahagia. Kebahagiaan menjadi impian setiap orang. Meski demikian kita masing-masing punya persepsi yang berbeda-beda dalam mendefinisikan arti kebahagiaan. Perbedaan persepsi tersebut menjadikan setiap orang juga berbeda cara meraihnya. Ada yang menganggap untuk meraih kebahagiaan harus bekerja keras dan mengumpulkan sebanyak mungkin harta kekayaan, karena tanpa kekayaan kita akan hidup berkekurangan dan tidak bisa merasakan kebahagiaan. Ada pula yang sangat gigih berjuang dengan berbagai cara agar memperoleh jabatan dan kekuasaan, karena dengan jabatan dan kekuasaan yang dimiliki ia akan dihormati dan tidak direndahkan orang lain, sehingga ia merasa bahagia. Tapi ada pula yang merasa bahagia justru ketika mampu membuat orang lain menderita, sehingga dengan berbagai cara ia selalu berusaha menjatuhkan, melecehkan, memfitnah dan menebar kebencian. Ada pula yang meraih kebahagiaan dengan cara mengkonsumsi narkoba dan obat-obat terlarang. Mungkin masih banyak hal orang lakukan demi bisa merasakan kebahagiaan. 

Yang menjadi pertanyaan: Benarkah ketika jabatan, kekayaan, kekuasaan yang diraihnya dapat menjadikan seseorang merasakan kebahagiaan? Benarkah ketika dapat menghina, merendahkan dan menjatuhkan orang lain ia benar-benar bahagia? Mampukah dengan mengkonsumsi narkoba,  minuman keras ia merasakan bahagia? Bisa dipastikan kebahagiaan yang mereka rasakan adalah kebahagiaan semu. Bagaimana jika tiba-tiba ia dicopot jabatan dan kekuasaannya? Masihkah bahagia? Bagaimana jika hartanya habis karena bencana? Masihkah bahagia? Bagaimana jika orang yang difitnah, direndahkan dan dijatuhkan ternyata tetap kokoh dan santai saja. Masih bisa bahagiakah melihatnya? Bagaimana jika seseorang hidupnya sudah tergantung dengan obat terlarang? Bisa bahagiakah mereka?Sementara di sisi lain ada orang yang hidup sederhana  bahkan berkekurangan, tidak memiliki jabatan  apalagi kekuasaan, tidak suka memfitnah, tidak mengkonsumsi obat terlarang tapi hidupnya bahagia. 


Saudaraku terkasih, sesungguhnya bahagia itu sederhana dan tidak serumit yang kita bayangkan. Menurut firman Tuhan dalam Mazmur 1:1 dikatakan: _"Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh'_

Secara sederhana dapat disimpulkan bahwa *orang yang berbahagia adalah orang yang tidak melakukan kejahatan dan dosa*

Sedang Mazmur 1:2 mengatakan:  _"tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam"_

Secara sederhana pula dapat disimpulkan bahwa *orang yang berbahagia adalah orang yang taat melakukan firman Tuhan dengan sukacita*.

Nah, bagaimana menurut Saudara? Bahagia itu sederhana, bukan?Jangan melakukan kejahatan dan dosa, taati dan lakukan firman Tuhan maka kita akan merasakan kebahagiaan dalam arti sebenarnya. Dan inilah yang akan melengkapi kebahagiaan bagi mereka yang tidak melakukan kejahatan dan dosa serta hidup menuruti dan melakukan kehendak-Nya:

*_"Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil"_* (Mazmur 1:3)  

Itulah kunci kebahagiaan sesungguhnya. 

Selamat berbahagia di akhir pekan, karena bahagia itu sederhana....

Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏


(Lukas lstiadi)

Sabtu, 06 Januari 2024

Menjalani hidup dengan hari dan roh yang baru

 SAAT TEDUH 

2 JANUARI 2024

Bacaan Yehezkiel 36:26-30


*MENJALANI HIDUP DENGAN HATI DAN ROH YANG BARU*

_“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.”_ 

(Yehezkiel 36:26)


Tidak terasa tahun 2023 telah kita lewati dan kita sudah menapaki hari kedua di tahun 2024. Tentu banyak peristiwa yang sudah kita lalui, baik yang membahagiakan maupun yang menyedihkan. Banyak rencana yang telah terwujud, namun banyak pula yang belum terealisasi. Doa-doa kita banyak yang Tuhan kabulkan, namun ada pula yang belum dikabulkan. Banyak masalah yang dapat kita selesaikan, namun masalah tidak pernah akan berhenti berdatangan dan kita harus siap menghadapinya. Berkaca pada hal itu tentunya banyak pelajaran yang dapat kita ambil hikmahnya. Seharusnya kita menjadi manusia yang lebih matang dan dewasa dengan bergantinya tahun.

 Ada yang menatap tahun baru dengan tatapan penuh keraguan dan pesimis akan masa depan. Tekanan demi tekanan, penderitaan demi penderitaan jika disikapi dengan pesimis akan membuat manusia ragu akan kehidupan mendatang. Namun sebagai orang yang percaya kepada kasih dan kuasa Tuhan, kita harus percaya akan janji-janji-Nya. Tuhan senantiasa merancangkan damai sejahtera bagi mereka yang percaya kepada-Nya, dan bukan rancangan kecelakaan. Bahkan Ia menjanjikan kepada kita hari depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11).

 Memiliki hati dan roh yang baru dalam batin kita sangat penting dalam rangka memasuki tahun yang baru. Hati dan roh kita yang diperbaharui akan menuntun kita ke arah sikap, pola pikir dan perilaku yang baru pula. Hati yang keras akan dilembutkan, kesombongan diri akan diubah menjadi kerendahan hati, sikap pemarah akan diperbaharui menjadi peramah. Jiwa dan hati yang sering berontak pun akan diubah menjadi taat. Ketaatan kepada Tuhan sebagai tanda hati dan roh yang baru akan mendatangkan berkat saat kita akan menjalani tahun 2024 ini. Janji damai sejahtera dan masa depan penuh harapan akan menjadi kenyataan jika kita sungguh-sungguh taat kepada Tuhan. 

Amin. Selamat menjalani tahun 2024 dengan penuh semangat.

Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏🙏🙏


(Lukas lstiadi)

Senin, 01 Januari 2024

Tahun Baru

 SAAT TEDUH 

2 JANUARI 2024

Bacaan Yehezkiel 36:26-30


*MENJALANI HIDUP DENGAN HATI DAN ROH YANG BARU*

_“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.”_ 

(Yehezkiel 36:26)


Tidak terasa tahun 2023 telah kita lewati dan kita sudah menapaki hari kedua di tahun 2024. Tentu banyak peristiwa yang sudah kita lalui, baik yang membahagiakan maupun yang menyedihkan. Banyak rencana yang telah terwujud, namun banyak pula yang belum terealisasi. Doa-doa kita banyak yang Tuhan kabulkan, namun ada pula yang belum dikabulkan. Banyak masalah yang dapat kita selesaikan, namun masalah tidak pernah akan berhenti berdatangan dan kita harus siap menghadapinya. Berkaca pada hal itu tentunya banyak pelajaran yang dapat kita ambil hikmahnya. Seharusnya kita menjadi manusia yang lebih matang dan dewasa dengan bergantinya tahun.

 Ada yang menatap tahun baru dengan tatapan penuh keraguan dan pesimis akan masa depan. Tekanan demi tekanan, penderitaan demi penderitaan jika disikapi dengan pesimis akan membuat manusia ragu akan kehidupan mendatang. Namun sebagai orang yang percaya kepada kasih dan kuasa Tuhan, kita harus percaya akan janji-janji-Nya. Tuhan senantiasa merancangkan damai sejahtera bagi mereka yang percaya kepada-Nya, dan bukan rancangan kecelakaan. Bahkan Ia menjanjikan kepada kita hari depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11).

 Memiliki hati dan roh yang baru dalam batin kita sangat penting dalam rangka memasuki tahun yang baru. Hati dan roh kita yang diperbaharui akan menuntun kita ke arah sikap, pola pikir dan perilaku yang baru pula. Hati yang keras akan dilembutkan, kesombongan diri akan diubah menjadi kerendahan hati, sikap pemarah akan diperbaharui menjadi peramah. Jiwa dan hati yang sering berontak pun akan diubah menjadi taat. Ketaatan kepada Tuhan sebagai tanda hati dan roh yang baru akan mendatangkan berkat saat kita akan menjalani tahun 2024 ini. Janji damai sejahtera dan masa depan penuh harapan akan menjadi kenyataan jika kita sungguh-sungguh taat kepada Tuhan. 

Amin. Selamat menjalani tahun 2024 dengan penuh semangat.

Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏🙏🙏


(Lukas lstiadi)

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...