RENUNGAN MINGGU PRA PASKAH PERTAMA
18 FEBRUARI 2024
Bacaan Markus 1:9-15
*JANGAN SIA-SIAKAN WAKTU YANG TUHAN BERIKAN*
Kata-Nya: _"Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"_
(Markus 1:15)
Ada ungkapan yang mengatakan bahwa kesempatan emas tidak akan datang dua kali. Menyia-nyiakan kesempatan berarti kita akan kehilangan sesuatu yang sangat berharga yang tidak akan terulang kembali dalam kehidupan kita. Berbicara tentang kesempatan tentu tidak terlepas dari waktu. Waktu akan terus berlalu dan mau tidak mau kita harus menjalaninya. Tak ada seorangpun yang sanggup memutar kembali waktu yang sudah kita lalui. Oleh sebab itu bijaksanalah dalam memanfaatkan waktu dan kesempatan. Terlebih jika itu adalah kesempatan yang Tuhan berikan bagi keselamatan jiwa kita.
Pada awal minggu pra paska pertama ini, firman Tuhan mengajak kita untuk memanfaatkan waktu dimana Tuhan memberikan kesempatan emas kepada kita untuk *"bertobat dan percaya Injil"*(ayat 15). Mengapa pertobatan dan percaya Injil itu penting?
Pertama: Menurut defenisi Alkitab, *pertobatan* adalah merobah pikiran terhadap dosa yang menghasilkan dukacita Ilahi atas dosa. Hasilnya pikiran akan berubah terhadap dosa dan berusaha untuk menjauhinya, dan kehidupan akan berubah menuju kebaikan seturut kehendakTuhan.
Banyak orang mengaku dirinya sudah bertobat, tetapi perilakunya tidak menunjukkan ciri-ciri orang yang sudah bertobat. Pertobatan tidak hanya ditunjukkan dengan aktifnya beribadah setiap minggu atau dalam kegiatan gerejawi lainnya.
Seringkali orang berpikir bahwa pertobatan adalah sekedar mengatakan maaf atas dosa-dosa. Ini bukan pertobatan! Rasul Paulus menulis, “Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.”(2 Kor. 7:10).
Jika pertobatan bukan hanya mengatakan maaf, menyesal atas perbuatan dosa-dosa, maka apa pertobatan itu?
Pertobatan sejati itu memiliki ciri-ciri :
1) Menyadari bahwa dirinya adalah manusia berdosa yang layak mendapatkan hukuman. Raja Daud menyadari akan hal itu sehingga ia berkata "Sesungguhnya, dalam 0kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku." (Mazmur 51:7). Kondisi keberdosaan ini ada pada setiap manusia. Sehingga apapun usaha manusia tak akan mampu menyelamatkan dirinya sendiri.
2) Menyadari bahwa hanya melalui iman akan pengorbanan Yesus Kristus kita beroleh keselamatan. Dosa telah menjauhkan kita dari Tuhan bahkan menjadikan kita seteru Tuhan. Melalui darah Kristus kita telah diperdamaikan dengan Allah, _“Kristus… telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran."_ (1 Petrus 2:24).
3) Menjadi manusia baru, dengan kesediaan untuk sungguh-sungguh bertobat dari dosa. Kita tidak dapat menerima anugerah Tuhan tetapi tetap hidup dalam dosa. _"… karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya”_ (Kolose 3:9-10).
Kedua: *Percaya Injil*. Injil merupakan kabar sukacita akan keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus. Kesaksian Alkitab menegaskan bahwa hanya Yesus lah jalan keselamatan, seperti yang tertulis dalam Kisah Para Rasul 4:12 *_"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."_* Itu pula yang diucapkan oleh Yesus sendiri: Kata Yesus kepadanya: *_"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku"_* (Yohanes 14:6)
Melalui pertobatan dan percaya Injil menjadikan hidup kita taat kepada Tuhan. Ketaatan akan membuahkan hidup kita dipenuhi sukacita dan berkat-berkat yang Tuhan curahkan melebihi apa yang kita pikirkan dan doakan. Dan berkat tertinggi dan tidak ternilai harganya adalah *keselamatan kekal*.
Oleh sebab itu jangan menyia-nyiakan kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita. Waktunya sudah genap; Kerajaan Allah sudah dekat, maka inilah waktu yang paling tepat untuk bertobat dan percaya Injil keselamatan.
Amin. Selamat memasuki Minggu pra paska pertama, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏