Kamis, 29 Februari 2024

Pengharapan di Tengah Ratapan

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

29 FEBRUARI 2024

Bacaan Mazmur 7:1-18


*MEMILIKI PENGHARAPAN DI TENGAH RATAPAN*

_Nyanyian ratapan Daud, yang dinyanyikan untuk TUHAN karena Kush, orang Benyamin itu. Ya TUHAN, Allahku, pada-Mu aku berlindung; selamatkanlah aku dari semua orang yang mengejar aku dan lepaskanlah aku_

(Mazmur 7:1-2) 


Ratapan adalah bentuk ungkapan kesedihan, ketakutan, kekecewaan dan berbagai perasaan akibat pergumulan yang berat. Mazmur pasal 7 ini merupakan nyanyian ratapan Daud saat hidup dalam pengejaran raja Saul.  Dalam ratapan tersebut ada nama yang muncul yaitu Kush dari suku Benyamin yang merupakan loyalis Saul. Kush telah menyebarkan fitnah terhadap Daud sehingga Saul begitu membenci Daud dan ingin membunuhnya. Situasi tersebut tentu membuat perasaan Daud sangat tertekan dan sedih. Daud bingung harus bagaimana mengatasi semua itu. Yang bisa Daud lakukan adalah meratapi keadaan tersebut. Meskipun demikian Daud tidak meratap dalam keputusasaan. Ia tetap mampu bernyanyi dan tetap menaruh pengharapan kepada Tuhan (ayat 2-3).

Daud yakin dengan mengubah ratapan menjadi nyanyian pujian maka Tuhan akan menolongnya (ayat11). Untuk itulah sekalipun Daud dalam kondisi terancam bahaya dan mengalami masa-masa sulit, ia tetap mampu bersyukur (ayat 18).


Saudaraku terkasih, bisa saja tanpa kita sadari kita mengeluh karena beratnya pergumulan yang kita hadapi saat ini. Tahukah bahwa keluhan juga merupakan ratapan? Apakah dengan mengeluh dan meratap maka pergumulan kita akan bertambah ringan atau justru semakin terasa berat dan menyiksa hati? Mari ubah keluhan dan ratapan menjadi nyanyian syukur dan pujian. Ingat, Tuhan yang Daud sembah adalah Tuhan yang sama kita imani saat ini. Dia adalah Tuhan yang tidak pernah berubah kasih setia-Nya kepada kita. Jika saat ini ada di antara kita yang merasa begitu berat pergumulannya, merasa ditinggalkan, merasa kesepian, sedih dan menderita, jangan goyah iman percayamu. Terus percaya dan pegang teguh janji Tuhan, maka Tuhan akan mengulurkan tangan kasih-Nya untuk  menolong kita sehingga kita merasakan sukacita.

Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Rabu, 28 Februari 2024

Tuhan Perlindunganku

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

28 FEBRUARI 2024

Bacaan Mazmur 7:1-18


*TUHAN PERLINDUNGAN DAN KESELAMATAN KITA*

_"Ya TUHAN, Allahku, pada-Mu aku berlindung; selamatkanlah aku dari semua orang yang mengejar aku dan lepaskanlah aku"_(Mazmur 7:2)  


Jika ada mara bahaya atau bencana alam datang, setiap orang biasanya mencari perlindungan agar selamat. Bahkan terkadang dalam situasi tersebut kita tidak lagi memikirkan harta yang penting adalah selamat dari mala petaka. Namun setebal apapun tembok atau beteng dan setinggi apapun gunung, tidak akan mampu menjadi tempat perlindungan yang aman. Tembok, beteng maupun gunung bisa runtuh dan menimpa kita. Di sinilah kita menjadi sadar betapa keselamatan itu sangat berharga dan melebihi apapun. 


Saudaraku terkasih, bencana bisa datang kapanpun. Baik berupa bencana alam, bencana wabah penyakit, bencana ekonomi, bencana rumah tangga dll. Dalam situasi seperti ini pasti kita semua ingin terhindar dari bencana tersebut dengan mencari tempat perlindungan. Ingat, setebal apapun tembok dan beteng bisa hancur. Setinggi apapun gunung bisa runtuh. Sekuat apapun tenaga dan kekuasaan manusia tak akan mampu menjadi tempat perlindungan. Satu-satunya perlindungan yang aman dan mampu menyelamatkan kita hanya Tuhan! Dia lah tempat perlindungan yang kokoh. Sedahsyat apapun badai kehidupan melanda, tak akan mampu menghancurkan apalagi meruntuhkan.  Itu sebabnya Daud ketika mengalami bahaya dan ancaman musuh, ia berlindung kepada Tuhan. Bagi Daud hanya Tuhan lah tempat perlindungan yang tepat, karena Tuhan tidak hanya melindungi tetapi juga menyelamatkan dan melepaskan kita dari ancaman, kesulitan, pergumulan, penderitaan dan bencana apapun bentuknya. Tuhan akan menjadi perisai bagi kita (ayat 11), sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk takut, cemas dan kuatir. 

Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Selasa, 27 Februari 2024

Menanti Jawaban Tuhan

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

27 FEBRUARI 2024

Bacaan Mazmur 6:1-11


*MENANTI JAWABAN TUHAN DENGAN IMAN*

_"dan jiwaku pun sangat terkejut; tetapi Engkau, TUHAN, berapa lama lagi?"_

(Mazmur 6:4)


Apa yang kita rasakan jika kesulitan, pergumulan dan penderitaan kita tak kunjung berakhir? Lelahkah? Marahkah? Hilang pengharapankah? Frustasikah? 

Hidup memang terkadang berjalan tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Namun janganlah hal itu menjadikan kita lalu kehilangan pengharapan dan putus asa. Sebaliknya terus setia menantikan jawaban Tuhan dengan iman. 

Daud juga pernah mengalami masa-masa sulit yang begitu lama sampai ia bertanya kepada Tuhan:  _"tetapi Engkau, TUHAN, berapa lama lagi?"_ 

(Mazmur 6:4). Tentu sebagai manusia, Daud pun merasakan lamanya pergumulan yang dialami menjadikan dia sedih dan merana (ayat 3), tidak berdaya dan menguras airmata (ayat 7). Namun demikian Daud tetap bertahan dan bersabar menantikan pertolongan Tuhan. Iman Daud tidak melemah sedikitpun karena ia tetap percaya bahwa Tuhan mendengar tangis dan permohonannya serta menerima doanya (ayat 9-10). Dan ternyata benar, menantikan jawaban Tuhan dengan iman membuahkan sukacita karena Tuhan tidak hanya mendengar tetapi juga menjawab doa Daud. Daud mendapatkan kemenangan atas musuh-musuhnya sehingga musuhnya menjadi malu dan Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu dalam sekejap (ayat 11). 


Saudaraku terkasih, meskipun sampai saat ini kita masih harus merasakan kesulitan dan pergumulan yang belum berakhir, tetaplah setia dan bersabar menantikan jawaban Tuhan dengan iman. Percayalah jika sudah tiba saatnya, Tuhan pasti memberikan jawaban atas doa kita. Jangan membatasi waktu atau kuasa Tuhan, *sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil* (Lukas 1:37).

Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Minggu, 25 Februari 2024

Keberpihakan Tuhan

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

26 FEBRUARI 2024

Bacaan Mazmur 6:1-11


*KEBERPIHAKAN TUHAN*

 _"Menjauhlah dari padaku, kamu sekalian yang melakukan kejahatan, sebab TUHAN telah mendengar tangisku"_

(Mazmur 6:9)


Apa yang kita rasakan saat kita menceritakan pergumulan kita kepada seseorang tetapi ia tidak mau peduli bahkan dianggap lelucon. Lebih parahnya lagi pergumulan kita dijadikan sebagai bahan gosip dan bahan olok-olokan. Ada pula orang yang tidak percaya dengan apa yang sedang kita alami dan menganggap kita hanya mengada-ada. Mereka sering hanya melihat dan menilai kita dari sisi luarnya saja. Mereka berpikir mana mungkin orang yang 'dianggap' lebih rohani, aktif melayani Tuhan, rumah bagus, pegawai negeri, punya kedudukan dll koq mengalami kesulitan? Akibatnya tidak ada seorangpun yang mau peduli dan mengerti apalagi berpihak kepada kita. 


Saudaraku terkasih, saat tidak ada seorangpun yang peduli dan mau mengerti kesulitan dan pergumulan kita, jangan putus asa. Kita masih punya Tuhan, masih punya pengharapan. Sampaikan saja semua keluh kesah, kesulitan dan pergumulan kita kepada Tuhan. Ia adalah Allah yang selalu mengerti, peduli dan berpihak kepada kita selama kita yakin dan percaya bahwa Tuhan mau mendengar keluhan dan tangisan kita serta menerima semua doa kita. Datanglah kepada Tuhan dengan kesungguhan hati. Sebagai Bapa, Tuhan akan selalu berpihak kepada anak-anak-Nya yang selalu berharap kepada pertolongan-Nya. Tuhan tidak pernah mengabaikan apalagi meninggalkan kita ketika sedang mengalami pergumulan. Dengan cara-Nya yang ajaib Tuhan akan memberikan pertolongan kepada setiap orang yang berseru dan berharap kepada-Nya.  *_"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya"_*

(1 Korintus 10:13) 

Bangkit dari keterpurukan dan teruslah menaruh pengharapan kepada Tuhan. 

_"Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?"_

(Roma 8:31).


Amin. Selamat mengawali minggu ini dengan tetap meyakini bahwa Tuhan selalu ada di pihak kita. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Jumat, 23 Februari 2024

Doa penuh iman

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

24 FEBRUARI 2024

Bacaan Mazmur 6:1-11


*DOA PENUH IMAN*

_"TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima doaku"_

(Mazmur 6:10)


Selamat pagi saudaraku terkasih...

Sudah berdoakah pagi ini?

Jika belum, ambillah waktu sejenak untuk berdoa.

Mengapa doa begitu penting?

Ya, karena dengan berdoa kita akan dikuatkan saat kita tidak berdaya. 

Dengan doa kita tetap memiliki pengharapan walau jalan yang kita lalui terasa gelap. 

Doa memberikan kita ketenangan meskipun kondisi serba tidak memungkinkan. 


Saudaraku terkasih...

Doa harus menjadi prioritas utama dan ditempatkan pada urutan pertama saat berbagai kesulitan, pergumulan dan penderitaan melanda hidup kita. 

Jangan lagi berdoa karena sudah kepepet dengan keadaan atau sudah menemui jalan buntu sehingga doa dijadikan jalan dan solusi terakhir. Berdoalah terlebih dahulu saat kita menghadapi pergumulan, kesulitan dan penderitaan. 

Serahkan semua ke dalam tangan Tuhan dengan penuh keyakinan bahwa Tuhan akan memberikan jalan keluar. 

Doa memang tidak serta merta melepaskan dan membebaskan kita dari masalah, namun dengan berdoa kita diberi kekuatan oleh Tuhan untuk menghadapi masalah. 

Doa bukan sekedar merangkai kata-kata indah. Doa merupakan kesatuan antara kata dan tindakan. Doa adalah tindakan aktif disertai usaha. 

Jangan minta hidup diberkati dengan kecukupan tetapi hanya berdiam dan tidak bekerja. 

Ketahuilah, jika beban  hidupmu tidak segera beranjak, setidaknya dengan doa, kita diberi kekuatan untuk memikulnya. 

Sekalipun gunung persoalan tidak pergi dari hadapan kita, setidaknya dengan doa, kita dimampukan mendaki sampai ke puncaknya. Meskipun sungai penderitaan terus mengalir di depan kita, dengan doa kita dimampukan menyeberanginya. 

Berdoalah dengan iman.

Ingatlah bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang mendengar, menerima dan menjawab doa kita (ayat 9-10).

Amin. Selamat berakhir pekan, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Kamis, 22 Februari 2024

Menyembuhkan Sakit Hati

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

22 FEBRUARI 2024

Bacaan Mazmur 6:1-11


*MENYEMBUHKAN SAKIT HATI*

_"Mataku mengidap karena sakit hati, rabun karena semua lawanku"_

(Mazmur 6:8)


Penyakit fisik mudah terdeteksi dan terdiagnosa, apalagi saat ini peralatan kedokteran sudah canggih. Namun untuk penyakit yang disebabkan oleh luka-luka batin karena sakit hati terkadang sulit untuk terdeteksi. Akibat sakit hati lebih menjurus kepada penyakit kejiwaan, seperti perasaan merana, kesepian, kecemasan, kesedihan, stres, depresi dan putus asa. Perasaan tersebut menyebabkan semangat menjadi patah, jiwa gundah,  tenaga lesu dan lemah. Bila tidak segera diatasi bisa berakibat parah. Oleh sebab itu perasaan ini harus segera disembuhkan. Bagaimana caranya agar kita bisa sembuh dari rasa sakit hati?

1. Menyadari bahwa perasaan sakit hati dapat menimbulkan tindakan dosa yang sangat dibenci oleh Tuhan sehingga hukuman dan murka Tuhan dapat menimpa kita (ayat 2).

2. Memohon belas kasihan Tuhan agar menyembuhkan sakit dan kelemahan kita (ayat 3).

3. Meyakini bahwa Tuhan penuh belas kasihan dan akan menyelamatkan kita  (ayat 4-5)

4. Percaya bahwa Tuhan mendengar doa dan menerima setiap permohonan kita. Setiap tetesan airmata penyesalan akan Tuhan perhatikan (ayat 9-11).


Saudaraku terkasih, obat terampuh untuk menyembuhkan sakit hati adalah *"pengampunan "*. Tanpa pengampunan, perasaan kita akan terus diliputi oleh dendam, kemarahan dan kebencian. Pengampunan akan melegakan hati, memadamkan amarah, mengikis kebencian dan mematikan dendam. Dalam pengampunan ada sukacita yang mengalir dan menyejukkan hati. Bahkan dalam pengampunan Tuhan, ada kesembuhan: _"Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu"_ ( Mazmur 103:3). Begitu pula saat kita mau melepaskan pengampunan maka kita akan menyembuhkan orang lain dari rasa bersalah dan kitapun akan diampuni sekaligus akan disembuhkan oleh Tuhan dari luka-luka batin. 

Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Sabtu, 17 Februari 2024

Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan berikan

 RENUNGAN MINGGU PRA PASKAH PERTAMA 

18 FEBRUARI 2024

Bacaan Markus 1:9-15


*JANGAN SIA-SIAKAN WAKTU YANG TUHAN BERIKAN*

Kata-Nya: _"Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"_

(Markus 1:15)


Ada ungkapan yang mengatakan bahwa kesempatan emas tidak akan datang dua kali. Menyia-nyiakan kesempatan berarti kita akan kehilangan sesuatu yang sangat berharga yang tidak akan terulang kembali dalam kehidupan kita. Berbicara tentang kesempatan tentu tidak terlepas dari waktu. Waktu akan terus berlalu dan mau tidak mau kita harus menjalaninya. Tak ada seorangpun yang sanggup memutar kembali waktu yang sudah kita lalui. Oleh sebab itu bijaksanalah dalam memanfaatkan waktu dan kesempatan. Terlebih jika itu adalah kesempatan yang Tuhan berikan bagi keselamatan jiwa kita.


Pada awal minggu pra paska pertama ini, firman Tuhan mengajak kita untuk memanfaatkan waktu dimana Tuhan memberikan kesempatan emas kepada kita untuk *"bertobat dan percaya Injil"*(ayat 15). Mengapa pertobatan dan percaya Injil itu penting? 

Pertama: Menurut defenisi Alkitab, *pertobatan* adalah merobah pikiran terhadap dosa yang menghasilkan dukacita Ilahi atas dosa. Hasilnya pikiran akan berubah terhadap dosa dan berusaha untuk menjauhinya, dan kehidupan akan berubah menuju kebaikan seturut kehendakTuhan.

Banyak orang mengaku dirinya sudah bertobat, tetapi perilakunya tidak menunjukkan ciri-ciri orang yang sudah bertobat. Pertobatan tidak hanya ditunjukkan dengan aktifnya beribadah setiap minggu atau dalam kegiatan gerejawi lainnya. 

Seringkali orang berpikir bahwa pertobatan adalah sekedar mengatakan maaf atas dosa-dosa. Ini bukan pertobatan! Rasul Paulus menulis, “Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.”(2 Kor. 7:10).

Jika pertobatan bukan hanya mengatakan maaf, menyesal atas perbuatan dosa-dosa, maka apa pertobatan itu? 

Pertobatan sejati itu memiliki ciri-ciri :

1) Menyadari bahwa dirinya adalah manusia berdosa yang layak mendapatkan hukuman. Raja Daud menyadari akan hal itu sehingga ia berkata "Sesungguhnya, dalam 0kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku." (Mazmur 51:7). Kondisi keberdosaan ini ada pada setiap manusia. Sehingga apapun usaha manusia tak akan mampu menyelamatkan dirinya sendiri.

2) Menyadari bahwa hanya melalui iman akan pengorbanan Yesus Kristus kita beroleh keselamatan. Dosa telah menjauhkan kita dari Tuhan bahkan menjadikan kita seteru Tuhan. Melalui darah Kristus kita telah diperdamaikan dengan Allah,  _“Kristus… telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran."_ (1 Petrus 2:24).

3) Menjadi manusia baru, dengan kesediaan untuk sungguh-sungguh bertobat dari dosa. Kita tidak  dapat menerima anugerah Tuhan tetapi tetap hidup dalam dosa. _"… karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya”_ (Kolose 3:9-10).


Kedua: *Percaya Injil*. Injil merupakan kabar sukacita akan keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus. Kesaksian Alkitab menegaskan bahwa hanya Yesus lah jalan keselamatan, seperti yang tertulis dalam Kisah Para Rasul 4:12  *_"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."_* Itu pula yang diucapkan oleh Yesus sendiri:  Kata Yesus kepadanya: *_"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku"_* (Yohanes 14:6) 


Melalui pertobatan dan percaya Injil menjadikan hidup kita taat kepada Tuhan. Ketaatan akan membuahkan hidup kita dipenuhi sukacita dan berkat-berkat yang Tuhan curahkan melebihi apa yang kita pikirkan dan doakan. Dan berkat tertinggi dan tidak ternilai harganya adalah *keselamatan kekal*. 

Oleh sebab itu jangan menyia-nyiakan kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita. Waktunya sudah genap; Kerajaan Allah sudah dekat, maka inilah waktu yang paling tepat untuk bertobat dan percaya Injil keselamatan. 


Amin. Selamat memasuki Minggu pra paska pertama, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Minggu, 11 Februari 2024

Tak ada tempat bagi orang jahat

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

12 FEBRUARI 2024

Bacaan Mazmur 5:1-13


*TAK ADA TEMPAT BAGI ORANG JAHAT*

_"Sebab Engkau bukanlah Allah yang berkenan kepada kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu"_

(Mazmur 5:5)


Kejahatan mau dikemas seperti apapun, mau ditutupi serapat apapun, Tuhan pasti tahu. Dalam pandangan Tuhan tidak ada satupun yang tersembunyi. Semua bentuk kejahatan tidak ada yang berkenan kepada-Nya (ayat 5). Tuhan sangat membenci orang yang melakukan kejahatan apapun alasannya (ayat6). Oleh sebab itu orang yang jahat akan berakhir dengan kebinasaan (ayat 7). Tak ada tempat bagi orang yang berbuat jahat. 


Saudaraku terkasih, setiap kejahatan harus kita hindari, baik itu dalam bentuk kefasikan, bualan, kebohongan, dusta, fitnah, tipu muslihat, penumpahan darah, hasutan, kebencian dll. Hiduplah sebagai orang-orang yang benar di hadapan Tuhan. Karena orang benar hidupnya akan diberkati Tuhan seperti apa yang tertulis dalam Mazmur 5:13 _"Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai"_ 

Berlakulah tulus dan jujur, karena orang yang tulus dan jujur akan mendapat tempat di hati Tuhan. Inilah berkat bagi orang yang hidupnya benar dan menjauhi kejahatan:

1). Memiliki masa depan seperti apa yang Tuhan firmankan melalui 

Mazmur 37:37

_"Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan"_

2). Mendapat pertolongan Tuhan saat menghadapi pencobaan : _"Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya"_ ( Amsal 2:7)

3). Mendapat tempat di hadapan Tuhan: _"Karena orang jujurlah akan mendiami tanah, dan orang yang tak bercelalah yang akan tetap tinggal di situ"_ (Amsal 2:21)

4). Keselamatan ada padanya: _"...siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya."_ (Mazmur 50:23)

5). Memiliki sukacita dan bermegah di dalam Tuhan: _"Orang benar akan bersukacita karena TUHAN dan berlindung pada-Nya; semua orang yang jujur akan bermegah"_ (Mazmur 64:11).

Tentu selain berkat-berkat di atas masih banyak lagi berkat yang Tuhan sediakan bagi mereka yang hidupnya benar di mata Tuhan. Sementara di hadapan Tuhan tak ada tempat bagi mereka yang jahat. 


Amin. Selamat beraktivitas. Hiduplah terus dalam kebenaran. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Selasa, 06 Februari 2024

Pentingnya doa

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

6 FEBRUARI 2024

Bacaan Mazmur 4:1-9


*PENTINGNYA DOA*

 _"Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah, yang membenarkan aku. Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku. Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku!_"

(Mazmur 4:2) 


Terkadang dalam situasi yang sulit dan terjepit kita menjadi bingung tak tahu harus berbuat apa. Mulailah pikiran kita mengembara kemana-mana untuk mencari cara agar kita segera mendapatkan solusi dan jalan keluar. Mulailah pikiran kita tertuju kepada seseorang yang kita anggap mumpuni untuk menolong dan memecahkan pergumulan kita. Namun kita sering kecewa karena sehebat apapun seseorang pasti punya keterbatasan. 


Saudaraku terkasih, dalam kehidupan ini tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri atau bersandar kepada kekuatan  manusia. Datang kepada Tuhan untuk memohon belas kasihan adalah jalan yang tepat kita tempuh. Tuhan adalah sumber kekuatan dan pertolongan. Di dalam Tuhan apa yang tampak mustahil bagi kita tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Itulah sebabnya dalam kekalutan dan kesesakan Daud berseru dan berdoa kepada Tuhan. Daud sangat yakin bahwa hanya berseru dan berdoa kepada Tuhan maka ia akan mendapat jawaban dan pertolongan. Oleh karena itu apapun pergumulan dan kesulitan kita, datang berseru dan berdoalah kepada Tuhan. 

Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏


(Lukas lstiadi)

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...