SAAT TEDUH
14 MARET 2023
Bacaan Yohanes 4:1-42
*TUHAN MAHA HADIR*
Kata Yesus kepadanya: _"Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem"_
(Yohanes 4:21)
Hari ini kita masih membahas tentang percakapan Yesus dan perempuan Samaria. Melalui percakapan tersebut kita jadi tahu bahwa nenek moyang bangsa Samaria jika ingin menyembah Tuhan maka mereka harus ke atas gunung. Sementara bangsa Yahudi harus menghadap ke kota Yerusalem (ayat 20). Namun Tuhan Yesus memberikan pembaharuan dalam hal penyembahan kepada Tuhan. *Tuhan itu Roh yang Maha Hadir,* sehingga dalam menyembah atau beribadah kepada-Nya tidak lagi harus ke gunung, ke tempat keramat/suci atau menghadap ke kota atau tempat tertentu (ayat 21). Yesus menegaskan bahwa :
_“Allah itu Roh, dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran”_
(Yohanes 4:24). Dalam konteks ini Tuhan Yesus mengajarkan makna penyembahan yang benar:
1) *"Dalam roh"* menunjukkan tingkatan di mana terjadi *penyembahan yang benar.* Seseorang harus menghampiri Allah dengan dilandasi *hati* yang sungguh-sungguh dan *roh* yang diarahkan pada kehidupan dan tindakan *sesuai tuntunan Roh Kudus*
2) *"Kebenaran"* (bhs Yunani _'aletheia'_) adalah sifat dan karakter Allah (Mazmur 31:6; Roma 1:25; 3:7; 15:8), yang terjelma di dalam Yesus.
Yesus Kristuslah “Kebenaran” yang sesungguhnya (Yohanes 14:6). Oleh karena itu, penyembahan harus dilaksanakan menurut *kebenaran Bapa* yang dinyatakan di dalam Anak (Yesus Kristus) dan diterima melalui Roh Kudus. Bagi mereka yang mengajarkan penyembahan terlepas dari kebenaran dan ajaran Firman Allah sebenarnya telah mengesampingkan satu-satunya landasan penyembahan yang benar.
Untuk itu, jika kita ingin menyembah secara benar harus juga *dilandasi dengan perilaku yang benar, cara berpikir dan berbicara yang benar* (1Korintus 5:8; Efesus 4:25).
Mengaku bahwa kita bersekutu dengan Kristus dan memiliki keselamatan, namun jika masih hidup dalam kegelapan dan tidak sesuai dengan kebenaran Tuhan, berarti kita adalah seorang pendusta (1Yohanes 1:6).
Saudaraku terkasih, marilah kita beribadah dengan benar. Supaya penyembahan kita afdol tidak harus menyembah Tuhan dengan naik ke gunung, ke tempat keramat atau kota yang dianggap suci, karena Tuhan Maha Hadir. Tuhan dapat kita jumpai dimana saja berada. Tuhan adalah Roh yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Oleh karena itu sembahlah Tuhan dalam roh dan kebenaran; maka hidup kita akan menghasilkan buah sukacita dan menjadi berkat bagi banyak orang untuk kemuliaan nama-Nya.
Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar