Rabu, 22 Maret 2023

Sombong Rohani

 SAAT TEDUH 

23 MARET 2023

Bacaan Yohanes 9:1-41


*SOMBONG ROHANI*

Sambil mengejek mereka berkata kepadanya: "Engkau murid orang itu tetapi kami murid-murid Musa. "Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa dan engkau hendak mengajar kami?" Lalu mereka mengusir dia ke luar (Yohanes 9:28, 34)  


Kesombongan ternyata tidak hanya disebabkan oleh hal-hal yang nampak di depan mata, seperti menyombongkan kekayaan, jabatan, pendidikan, prestasi dll, melainkan juga kesombongan rohani. Kesombongan rohani biasanya muncul karena merasa dirinya hebat dalam hal-hal yang berhubungan dengan agama atau kepercayaan yang dianutnya. Ciri orang yang sombong rohani biasanya menganggap imannya lebih hebat dibanding orang lain, merasa dirinya paling suci, merasa hanya dirinya dan kelompoknya yang berhak masuk surga yang lain masuk neraka. Akibatnya mereka suka menghina dan merendahkan iman orang lain. Demikian juga yang dilakukan oleh orang-orang Farisi terhadap mantan orang buta yang disembuhkan oleh Yesus. Karena mereka tidak bisa menerima kesaksian orang buta tersebut tentang mujizat yang dialaminya serta tak mampu menjawab pertanyaan balik dari orang buta tersebut, maka orang-orang Farisi lalu mengejek, menghina dan merendahkan orang buta tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka adalah murid Musa sementara si buta hanya murid Yesus (ayat 28). Tidak berhenti di situ saja, orang-orang Farisi juga mengatakan bahwa si buta lahir dalam dosa dan tidak layak menyanggah, berdebat apalagi mengajar mereka. Mereka menganggap lebih suci, tidak mau diajar orang lain karena merasa sudah mumpuni dalam bidang keagamaan. Perlakuan mereka pun sangat diskriminatif hingga sampai hati mengusir orang buta (ayat 34b).


Saudaraku terkasih, kesombongan rohani bisa menghinggapi siapapun. Berhati-hatilah, karena kesombongan itu akan menjatuhkan diri kita sendiri. Ingat bahwa kesombongan, Kecongkakan atau tinggi hati adalah awal kejatuhan dan kehancuran seperti yang tertulis dalam kitab Amsal 16:18

_"Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan"_

Oleh karena itu belajarlah untuk rendah hati karena orang yang rendah hati justru akan ditinggikan oleh Tuhan seperti apa yang tertulis dalam kitab Matius 23:12 : _"Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan"_.

Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...