SAAT TEDUH
25 MARET 2023
Bacaan Yohanes 9:1-41
*RENCANA TUHAN DIBALIK PENDERITAAN*
_"Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam."_ Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.
(Yohanes 9:7)
Banyak orang yang mengeluh, kecewa, tidak bisa menerima dengan legawa apalagi bersyukur ketika mengalami berbagai pergumulan. Perasaan seperti itu akhirnya menjadikan dirinya lalu menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan bahkan menyalahkan Tuhan. Namun di hari ke tujuh kita membahas firman Tuhan tentang orang yang buta sejak lahir kita bisa belajar bahwa *dibalik setiap persoalan, sakit penyakit, pergumulan dan penderitaan ada rencana Tuhan yang indah*. Oleh karena itu apapun masalah, kesulitan, pergumulan dan penderitaan yang kita hadapi nantikanlah dengan sabar dan penuh syukur bahwa Tuhan akan menyatakan pekerjaan-Nya di waktu yang tepat. Jika sampai saat ini Tuhan belum mengabulkan doa kita bukan karena Ia tidak mengasihi kita. Bisa saja Tuhan menghendaki agar kita lebih dekat kepada-Nya, karena saat kita sedang baik-baik saja kita sering lupa kepada-Nya. Atau di balik setiap masalah, kesulitan, pergumulan dan penderitaan yang kita alami, Tuhan ingin kita hanya percaya dan bersandar kepada-Nya. Bisa juga Tuhan sedang menguji sejauh mana iman percaya kita kepada-Nya. Namun apapun itu, satu hal yang harus kita tahu bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik bagi kita.
Saudaraku terkasih, sakit penyakit boleh menggerogoti tubuh kita namun jangan sampai menggerogoti iman kita. Persoalan boleh bertubi-tubi datang dalam hidup kita namun jangan sampai melemahkan percaya kita. Penderitaan bisa saja merampas kebahagiaan kita tetapi jangan sampai merampas iman percaya kita kepada-Nya. Secara manusia orang yang buta sejak lahir sudah tidak memiliki pengharapan untuk bisa melihat karena bagi manusia itu adalah hal yang mustahil. Tetapi ketika ia bertemu Yesus, matanya diolesi tanah yang dicampur ludah-Nya serta diminta untuk membasuh di kolam Siloam, ia dapat melek dan melihat. Apa yang mustahil bagi manusia tidak mustahil bagi Tuhan. Kata Siloam berarti "Yang diutus", bisa juga memiliki makna bahwa ia yang sudah dipulihkan oleh Tuhan Yesus diutus untuk mau menjadi saksi akan kuasa Tuhan kepada banyak orang. Apakah ketika Tuhan menyatakan mujizat-Nya melalui hidup kita, kita sudah berani bersaksi tentang pekerjaan Tuhan? Mungkin itu salah satu yang kita lupakan.
Selamat berkontempelasi, selamat bermenung diri sehingga kita bisa memahami bahwa dibalik setiap persoalan, sakit penyakit, kepedihan, kesulitan, pergumulan dan penderitaan ada rencana Tuhan yang indah bagi hidup kita.
Amin. Selamat berakhir pekan dan selamat menyongsong minggu pra paska ke-5. Tuhan Yesus memberkati 🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar