RENUNGAN MINGGU
26 MEI 2024
Bacaan Yohanes 3:1-17
*ROH YANG MENJADIKAN KAMU ANAK ALLAH*
_"Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh"_
(Yohanes 3:6)
Sebutan "anak Allah" bagi orang percaya masih banyak yang belum memahami dengan benar. Firman Tuhan katakan : _"Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi *anak-anak Allah*, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah"_ (Yohanes 1:12-13). Itu artinya seseorang disebut anak Allah setelah ia *dilahirkan kembali* tetapi bukan dilahirkan secara jasmani atau kedagingan, melainkan *oleh kuasa Roh Kudus.* Konsep kelahiran kembali tersebut ternyata juga banyak yang belum paham.
Bahkan orang sekelas Nikodemus saja belum bisa memahami, padahal ia adalah seorang Farisi, pemimpin agama Yahudi, anggota Sanhedrin atau mahkamah agung Yahudi. Itu artinya bahwa orang seperti Nikodemus yang nota bene seorang pengajar dan punya kedudukan tinggi serta tahu tentang Taurat dan agama Yahudi saja sulit memahami konsep dilahirkan kembali, apalagi orang awam. Dari sisi lain, jikalau Nikodemus saja membutuhkan kelahiran baru untuk bisa memahami arti anak Allah, terlebih orang biasa. Kita tahu orang Farisi adalah kelompok yang menekankan kesalehan dan kesucian hidup, namun itu belumlah cukup tanpa dilahirkan kembali secara rohani menjadi ciptaan atau manusia baru.
Setiap orang bisa dilahirkan kembali dan di sebut sebagai "anak-anak Allah", dengan cara:
1. *Memiliki kerendahan hati.* Nikodemus seorang pengajar, namun menyebut Yesus sebagai "Rabi" atau guru yang diutus Allah. Padahal Yesus tidak pernah belajar dan kuliah teologia, namun Nikodemus mau belajar dan _ngangsu kawruh_ dari Yesus (ayat 2). Tanpa kerendahan hati, pikiran seseorang akan tetap tertutup untuk bisa menerima kebenaran firman Tuhan, karena yang mereka pakai adalah kebenaran diri sendiri.
2. *Memiliki kesediaan untuk dilahirkan kembali dari air dan Roh* (ayat 5). Air dan Roh menunjuk kepada benih rohani yang akan bertumbuh, berakar dan berbuah melalui proses kedekatan relasi dengan Tuhan karena tuntunan Roh Kudus.
3. *Percaya dan menerima Yesus Kristus* sebagai Anak Tunggal Bapa yang dikaruniakan bagi dunia agar siapapun yang percaya kepada-Nya beroleh hidup kekal (ayat 16). Karena Yesus hadir di dunia bukan untuk menghakimi namun untuk *menyelamatkan* dunia (ayat 17).
Dengan demikian, melalui kuasa Roh Kudus lah kita disebut sebagai anak-anak Allah. Dan semua itu terjadi jika kita memiliki iman, kerendahan hati, mau dilahirkan kembali secara rohani dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat.
Amin. Selamat hari Minggu dan selamat beribadah. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar