SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR
29 MEI 2024
Bacaan Mazmur 18:1-20
*PUJIAN YANG MENYELAMATKAN*
_"Terpujilah TUHAN, seruku; maka aku pun selamat dari pada musuhku"_
(Mazmur 18:4)
Keselamatan merupakan hal yang sangat penting dalam melakukan sesuatu. Saat seseorang akan melakukan suatu pekerjaan yang beresiko tinggi, maka ia akan menggunakan alat pelindung diri (APD) agar terhindar dari bahaya. Begitu berharganya sebuah keselamatan, ada orang tua yang memberikan nama kepada anak dengan nama yang mengandung makna keselamatan, seperti: Slamet, Sugeng, Rahayu, Widodo, Wilujeng dll. Ketika seseorang punya hajatanpun ada yang memohon keselamatan dengan melakukan ritual tertentu. Maka muncullah slogan yang berbunyi "biar lambat asal selamat" dan "utamakan keselamatan bukan kecepatan". Saat bertemu atau berpisah, kita pun sering mengucapkan "selamat datang", "selamat tinggal ", "selamat sampai tujuan", "selamat betemu lagi" dll. Dalam forum tertentu kita juga sering mengucapkan salam dengan kata "selamat", seperti "selamat pagi", "selamat siang", "selamat sore", "selamat malam". Intinya siapapun pasti ingin selamat.
Saudaraku terkasih, banyak cara yang dilakukan oleh manusia agar memperoleh keselamatan. Ada yang memakai alat pelindung diri, upacara selamatan, sesaji dll. Namun pernahkah terpikir oleh kita bahwa "pujian" kepada Tuhan membuat hidup kita ditolong dan diselamatkan oleh-Nya? Itulah yang dilakukan Daud ketika ia menghadapi pergumulan dan ancaman musuh (ayat 4). Daud menggambarkan betapa ia sudah berada di ujung tanduk kematian karena serangan dan gempuran musuh. Gambaran situasi tersebut tertulis dalam ayat 5-6: _"Tali-tali maut telah meliliti aku, dan banjir-banjir jahanam telah menimpa aku, tali-tali dunia orang mati telah membelit aku, perangkap-perangkap maut terpasang di depanku"_
Dalam situasi genting tersebut Daud tidak tidak takut, bingung atau lari tunggang langgang, tetapi ia menaikkan "pujian", "berseru" dan "berteriak" minta pertolongan Tuhan (ayat 4, 7). Pujian dan seruan Daud didengar Tuhan dan Tuhan pun menolongnya. Dengan begitu dahsyatnya Tuhan menyatakan kuasa-Nya sehingga musuh-musuh Daud diserakkan-Nya (ayat 8-15). Tuhan pun menolong dan menyelamatkan Daud dengan cara-Nya yang ajaib dan luar biasa (ayat 16-20).
Hal itu menyadarkan kita bahwa seberat apapun masalah yang kita hadapi, tak usah takut, cemas dan gentar. Bernyanyilah dan naikkan pujian bagi kemuliaan nama Tuhan, berseru dan berteriaklah mohon pertolongan-Nya sambil mengangkat tangan maka Tuhan akan turun tangan untuk menolong dan menyelamatkan kita!
Amin, Tuhan Yesus Kristus memberkati, menolong dan menyelamatkan kita dari berbagai pergumulan 🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar