SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR
30 MEI 2024
Bacaan Mazmur 18:1-30
*BERSANDAR PADA TUHAN*
_"Mereka menghadang aku pada hari sialku, tetapi TUHAN menjadi sandaran bagiku; Ia membawa aku ke luar ke tempat lapang, Ia menyelamatkan aku, karena Ia berkenan kepadaku"_
(Mazmur 18:19-20)
Banyak orang yang hidupnya bersandar kepada kekuatan, kekayaan, kekuasaan dan kemampuan diri sendiri atau kepada seseorang dan sesuatu yang dianggap mampu memberikan pertolongan. Namun realitanya kita sering kecewa karena sehebat dan sekuat apapun yang kita miliki atau orang lain miliki tak mampu menjadi sandaran yang mampu menolong kita.
Dalam menjalani kehidupan yang penuh liku-liku, Daud menyadari benar bahwa kekuatan, jabatan, kekayaan dan kekuasaan yang dimilikinya sebagai seorang raja tak mampu menjadi tumpuan atau sandaran yang dapat menolong dan menyelamatkan dirinya. Hanya Tuhan sajalah satu-satunya tempat yang paling tepat untuk bersandar, karena hanya Tuhan lah yang mampu melindungi, menaungi, menolong dan menyelamatkan saat ia dalam kesulitan, kesesakan dan penderitaan (ayat 19-20).
Saudaraku terkasih, ketika kita mengalami krisis kehidupan yang menyesakkan dada tentu kita ingin segera terlepas dan terbebas dari semua itu. Namun ingat, jangan pernah bersandar kepada kekuatan diri sendiri atau bersandar kepada manusia dan sesuatu di luar Tuhan. Mengapa demikian? Karena hal itu akan mendatangkan hukuman bahkan kutukan seperti apa yang tertulis dalam Yeremia 17:5-6 Beginilah firman TUHAN: _"Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk"_
Sementara orang-orang yang hidupnya bersandar atau mengandalkan Tuhan akan diberkati sebagaimana tertulis dalam
Yeremia 17:7-8 _"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah"_
Teruslah bersandar, bertumpu, berharap dan mengandalkan Tuhan dalam setiap musim hidup kita. Segelap apapun hidup kita, Tuhan akan menyinari jalan kita : _"Karena Engkaulah yang membuat pelitaku bercahaya; TUHAN, Allahku, menyinari kegelapanku"_ (ayat 29).
Amin, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar