Minggu, 14 Januari 2024

Berjalan pada Jalan Tuhan

 SAAT TEDUH EDISI KITAB MAZMUR 

15 JANUARI 2024

Bacaan: Mazmur 1:1-6


*BERJALAN PADA JALAN TUHAN*

_“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik…… tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan…”_

(Mazmur 1:1-2)

 

Mungkin pernah dalam benak kita terlintas rasa iri kepada orang lain yang hidup dalam dosa dan kecurangan tetapi nampaknya lebih sejahtera dibanding orang yang jujur dan hidup seturut jalan Tuhan. Bahkan rasa-rasanya jika melihat hal itu, kita menganggap Tuhan tidak adil. Tapi benarkah demikian? Mari kita simak apa dampak orang yang berjalan menurut nasihat orang fasik dan orang yang berjalan pada jalan Tuhan menurut firmanTuhan dalam Mazmur 1:1-6 :


INILAH AKIBAT YANG AKAN DIALAMI OLEH ORANG-ORANG FASIK:

1. *Mereka seperti sekam yang ditiupkan angin* (ayat 3). Ini suatu gambaran berbagai kekuatan yang tidak mereka lihat yang akan membakar dan menghancurkan perjalanan hidup mereka. Mereka terlepas dari kasih karunia Allah dan berada di bawah penghukuman Allah (bd. Efesus 2:2 “kamu hidup di dalamnya (dosa-dosa), karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sedang bekerja diantara orang-orang yang durhaka”.

2. *Tidak tahan dalam penghakiman dan dan tidak tahan dalam perkumpulan orang benar* (ayat 5). Tidak ada orang fasik yang dapat bertahan saat Allah murka (Mazmur 76:8), dan saat penghakiman terakhir (Matius 25:31-46, khusus ayat 46 _“dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang yang benar ke dalam hidup yang kekal”_).

3. *Menuju kebinasaan* (ayat 6). Alkitab mengajarkan bahwa ada hukuman atas orang yang berbuat kejahatan dan itu adalah pasti. Hukuman itu berupa kutukan, penderitaan, dan pemisahan dari kasih karunia Allah dalam waktu yang tidak terbatas.  


DAN INILAH BERKAT DAN HASIL PERJALANAN HIDUP ORANG-ORANG YANG BENAR:


1) *Menerima sumber kehidupan yang tidak pernah habis-habisnya.* Ia seperti pohon yang ditanam di tepi air (ayat 3). Firman Tuhan yang selalu dibaca, direnungkan dan dilakukan akan terus menjadi sumber kehidupan yang tidak pernah kering. 

2) *Hidupnya dapat menjadi berkat bagi banyak orang.* Ia bagai pohon yang menghasilkan buahnya pada musimnya dan tidak layu daunya (ayat 3). 

3) *Apa yang diperbuatnya selalu berhasil* (ayat 3).  Apa yang diperbuatnya berhasil bukan berarti terbebas dari masalah atau pergumulan, tetapi orang benar akan mengetahui kehendak Allah dan hidup dipenuhi oleh berkat Allah. Setiap masalah akan menjadikannya semakin  dekat dengan Allah. Sebab ia yakin bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:28). 


Setelah mengetahui hal tersebut, masihkah kita iri kepada orang-orang fasik atau tetap memilih hidup berjalan pada jalan Tuhan?  Tentu pilihan ada di tangan kita masing-masing. 

Amin. Selamat mengawali minggu ini dengan tekad untuk selalu hidup seturut dengan kehendak Tuhan. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏                                                                             

                                                                                                                        (Lukas Istiadi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...