Sabtu, 16 Desember 2023

Kesaksian yg Jujur

 RENUNGAN MINGGU ADVEN KETIGA

17 DESEMBER 2023

Bacaan Yohanes 1:19-28


*KESAKSIAN YANG JUJUR*

Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?"

Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: _"Aku bukan Mesias."_

(Yohanes 1:19-20)


Kita sering mendengar kesaksian yang disampaikan oleh beberapa orang tentang kehidupan yang dijalani bersama Tuhan. Ada yang benar-benar sesuai keadaan, namun tak jarang ada yang dibumbui dengan hal-hal yang tidak jujur sehingga kesaksian tersebut justru terkesan ingin menonjolkan diri sendiri. 

Di beberapa kasus pengadilan, tak jarang ada pula yang mengungkapkan kesaksian sesuai fakta tetapi ada pula kesaksian dusta.

Hari ini di minggu adven ke-3 kita bisa belajar dari Yohanes Pembaptis tentang kesaksian yang diucapkan di depan banyak orang ketika ia ditanya tentang jati dirinya oleh para imam dan orang-orang Lewi. Ada 2 hal yang patut kita teladani:

1. Yohanes *jujur* mengakui bahwa ia bukan terang dan ia bukan Mesias. Dengan sikap dan perilaku yang jujur seperti itu, Yohanes mengajarkan kepada kita, bahwa kita semua ini hanyalah sarana atau alat yang dipakai oleh Tuhan. Bisa saja Yohanes mengaku bahwa dirinya sebagai nabi Elia, nabi yang akan datang bahkan mengaku sebagai Sang Mesias. Namun ia tidak melakukannya (ayat 20-21). 


2. *Kerendahan hati*. Yohanes menunjukkan kerendahan hatinya dengan berkata: _"Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. *Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.*"_ (Yohanes 1:26-27) 

Sikap kerendahan hati Yohanes menjadikan ia tahu diri akan keberadaannya. Ia tidak mau merebut kemuliaan Tuhan demi ambisi pribadi supaya diakui sebagai nabi atau sebagai Sang Mesias. Ia tetap menempatkan Tuhan Yesus sebagai Sang Mesias dan Juruselamat yang telah dinubuatkan oleh para nabi.


Saudaraku terkasih, bagaimana dengan kehidupan kita saat ini? Masihkah kita sering tidak jujur dan tinggi hati? Masihkah dalam memberikan kesaksian tentang kasih Tuhan bukan Tuhan yang kita tinggikan tetapi justru diri sendiri? Ingat, kita ini ibarat bulan yang memantulkan cahaya matahari. Yesus lah Sang Mesias sumber cahaya kasih yang harus kita wartakan. 

Yang harus kita lakukan sekarang dalam minggu adven ketiga adalah *memurnikan hati menyambut pengharapan* dengan sikap jujur dan rendah hati !

Amin. Selamat hari Minggu, selamat menghayati minggu adven ke-3 dan selamat beribadah.  Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏


(Lukas lstiadi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...