Minggu, 17 Desember 2023

Inilah yg Harus Kita Perbuat

 SAAT TEDUH MASA ADVEN 

18 DESEMBER 2023

Bacaan Lukas 3:7-18


*INILAH YANG HARUS KITA PERBUAT*

Orang banyak bertanya kepadanya: "Jika demikian, apakah yang harus kami perbuat?" (Lukas 3:10)  


Tidak terasa masa adven pertama dan kedua sudah kita lalui. Warna ungu yang menjadi ciri khas masa adven melambangkan pertobatan. Kita sebagai umat Tuhan diserukan untuk bertobat, berbenah hati dalam rangka mempersiapkan dan meluruskan jalan untuk menyambut kedatangan Tuhan. Masing-masing masa adven memiliki tema sendiri-sendiri. Masa adven 1 (ungu) bertemakan *PENGHARAPAN*, masa adven 2 (ungu) bertemakan *KESETIAAN*,  masa adven 3 (pink/merah jambu) bermakna **SUKACITA* dan tema masa adven 4 (ungu) adalah *PERDAMAIAN*. Saat ini kita sudah memasuki masa adven ketiga, dimana setiap orang yang bertobat telah menerima anugerah pengampunan Tuhan, sehingga hidupnya mengalami sukacita. Dalam merayakan sukacita tersebut tentu harus disertai dengan buah pertobatan yaitu berbuat sesuatu yang Tuhan perintahkan, yaitu:

1) *Kerelaan untuk berbagi dengan orang lain* (ayat 11). Saat ini banyak orang yang menderita baik karena kekeringan, himpitan ekonomi, sulitnya mencari pekerjaan, perang maupun karena bencana alam (banjir, tanah longsor, erupsi gunung berapi dll). Bertobat juga memiliki makna mau memperhatikan penderitaan orang lain dan mau berbagi dengan sukacita. Berbagi tidak harus membedakan suku, agama, ras, bahasa dan bangsa.

2) *Melakukan segala sesuatu dengan kejujuran dan keadilan* (ayat 12-14). Sekarang ini banyak orang yang dirasuki keserakahan, sehingga melakukan korupsi, ketidakjujuran, penyalahgunaan kekuasaan dan jabatan serta nafsu akan uang dan kekayaan. Semua itu menjadi penyebab penderitaan banyak orang. Oleh karena itu kita harus berlaku jujur dan adil apapun profesi kita.

3). *Memiliki kerendahan hati* (ayat 16). Yohanes telah memberikan teladan bagaimana ia bersikap rendah hati dengan berkata : _“membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.”_ (Lukas 3:16). Ungkapan Yohanes menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa. Ia merasa lebih rendah dibanding seorang hamba atau budak. Mengapa demikian? Perlu diketahui bahwa saat itu hanya budak Yahudi yang dapat diminta untuk melepaskan tali sepatu tuannya. Dan Yohanes merasa tidak layak untuk mengerjakan hal itu.


Saudaraku terkasih, bagaimana dengan diri kita?  Sudahkah kita berbuat sesuatu sebagai buah pertobatan? Berbuatlah kebaikan dan kebajikan sebagai ungkapan syukur kita atas anugerah pengampunan Tuhan. *Lakukanlah semua perbuatan kita dilandasi dengan kerelaan dan sukacita.* 

Amin. Selamat menghayati minggu adven ke-3 dengan terus berbagi berkat sebagai wujud sukacita. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏


(Lukas Istiadi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...