Minggu, 19 Maret 2023

Sembuh Karena Percaya

 SAAT TEDUH

20 MARET 2023

Bacaan Yohanes 9:1-41


*SEMBUH KARENA PERCAYA*

Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludah-Nya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi dan berkata kepadanya: _"Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam."_ Siloam artinya: "Yang diutus." Maka *pergilah orang itu, ia membasuh dirinya* lalu kembali dengan matanya sudah melek.

(Yohanes 9:6-7)


Dalam menyembuhkan penyakit seseorang Yesus bisa saja langsung berkata "sembuh" maka sembuhlah orang tersebut. Namun dalam kasus orang yang buta sejak lahir, Yesus menggunakan sarana tanah dan ludah yang dicampur lalu dioleskan ke mata orang tersebut disertai perintah agar orang tersebut membasuh dirinya ke kolam Siloam. Tentu kita juga bertanya mengapa Yesus tidak langsung melakukan mujizat tanpa pakai tanah dan ludah serta orang buta itu harus membasuh ke kolam Siloam? Ada 2 hal yang perlu kita pahami:

1. Membasuh merupakan simbol pengudusan. Yesus tidak saja ingin menyembuhkan matanya yang buta, tetapi juga menguduskan orang tersebut dari hal-hal yang kotor. Yesus tidak hanya membuat mata jasmaninya melek tetapi juga mata hatinya dapat melihat kebaikan dan kasih Tuhan, sehingga ia mampu menjadi saluran berkat bagi banyak orang. 

2. Yesus ingin tahu sejauh mana iman percaya orang buta tersebut melakukan perintah-Nya. Bisa saja orang buta itu tidak mau pergi ke kolam Siloam untuk membasuh dirinya. Bukankah ketika Yesus mengoleskan campuran tanah dan ludah ke matanya juga tidak terjadi apa-apa? Untuk apa jauh-jauh ke kolam Siloam toh tidak ada jaminan sembuh? Lebih enak berdiam diri dan terus melanjutkan profesinya sebagai pengemis? Namun ternyata bukan itu yang dilakukannya. Ia *taat dan percaya penuh tanpa keraguan* melakukan perintah Yesus.  Karena iman percayanya tersebut maka setelah ia membasuh di kolam Siloam sembuhlah matanya yang buta sejak lahir dan ia dapat melihat terang serta melihat apapun yang ada di sekitarnya. Ia tidak lagi hidup dalam kegelapan. Ia sudah bisa melihat orang-orang di sekitarnya, dapat melihat wajah orang tuanya dan melihat indahnya dunia. Hal yang belum pernah dirasakan sejak lahir. Ia sembuh karena iman percayanya kepada Tuhan Yesus. 


Saudaraku terkasih, apa hikmah yang bisa kita ambil dari hal tersebut di atas? Ketika kita punya pergumulan berat dan seolah dunia begitu gelap, sudah seharusnya kita datang kepada Tuhan untuk memohon pertolongan-Nya.  Entah itu memohon kesembuhan dari sakit penyakit, memohon berkat kecukupan,  memohon perlindungan, memohon pemulihan ekonomi keluarga, dan permohonan lainnya. Sekalipun Tuhan sanggup melakukan mujizat-Nya secara langsung namun terkadang Tuhan juga ingin tahu sejauh mana iman percaya kita kepada-Nya? Jika Tuhan Yesus saja sanggup menjadikan mata orang yang buta sejak lahir menjadi bisa melihat,  pasti Ia juga sanggup menolong menyembuhkan sakit kita, memulihkan ekonomi keluarga kita, menjadikan hidup kita sukses dan mengubahkan hidup kita  menjadi lebih baik, asalkan kita percaya kepada-Nya! 

Amin. Selamat mengawali minggu ini dengan rasa syukur dan terus semangat menjalani hari-hari dengan penuh sukacita. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...