Senin, 27 Maret 2023

Mengubah Keraguan dengan Iman

 SAAT TEDUH

27 MARET 2023

Bacaan Yohanes 11:1-44


*MERUBAH  KERAGUAN DENGAN IMAN*

Tetapi beberapa orang di antaranya berkata: _"Ia yang memelekkan mata orang buta, tidak sanggupkah Ia bertindak, sehingga orang ini tidak mati?"_

(Yohanes 11:37)  


Kehadiran Yesus di tengah-tengah kedukaan yang dirasakan oleh Maria dan Marta karena kematian Lazarus membuat banyak orang di satu sisi merasa kagum akan begitu besar rasa kasih Yesus kepada Lazarus, namun di sisi lain ada yang mencibir dan meragukan kasih-Nya tersebut. Sehingga beberapa orang Yahudi yang hadir saling berbisik dan berkata: _"Ia yang memelekkan mata orang buta, *tidak sanggupkah* Ia bertindak, sehingga orang ini tidak mati?"_ (ayat 37). 

Mereka yang telah menyaksikan berbagai mujizat Tuhan Yesus di berbagai tempat baik saat mengubah air menjadi anggur di Kana, menyembuhkan anak pegawai istana, menyembuhkan orang yang lumpuh 38 tahun di kolam Betesda, memberi makan 5000 orang lebih, Yesus berjalan di atas air, menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dll, mengapa tidak sanggup menolong menyembuhkan Lazarus orang yang sangat dikasihi-Nya? Namun keraguan mereka segera terjawab setelah Yesus membangkitkan dan menghidupkan kembali Lazarus dari kematian yang telah dialami selama 4 hari. Sehingga baik Marta, Maria maupun banyak orang yang menyaksikan peristiwa tersebut menjadi percaya kepada-Nya, seperti apa yang tertulis di ayat 45: _Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya_


Saudaraku terkasih, bukankah ketika kita sedang mengalami berbagai kesulitan, pergumulan dan penderitaan juga sering meragukan akan kasih dan kuasa Tuhan Yesus? Sehingga kitapun bertanya, benarkah Tuhan Yesus mengasihi saya? Kalau benar mengasihi mengapa Ia tidak segera menolong kesulitan, pergumulan dan penderitaan yang saya alami? Saudaraku, Yesus mau menolong pergumulan keluarga Marta dan Maria *bukan berdasarkan keraguan* mereka dan banyak orang, *melainkan karena Marta percaya akan kuasa-Nya* seperti yang telah diungkapkan di hadapan Tuhan Yesus:  _"Ya, Tuhan, *aku percaya*, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."_ (ayat 27). Itulah rahasia dan kunci pertolongan Tuhan atas semua pergumulan Marta: *PERCAYA KEPADA-NYA!*

Maka jika kita ingin Yesus menolong dan memberkati hidup kita maka kita *harus mengubah keraguan menjadi iman dan percaya kepada-Nya*.  Firman Tuhan menegaskan _*"Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan"*_  (Roma 10:10,13). 

Masihkah kita meragukan kuasa dan mujizat-Nya? Mari belajar untuk berproses menjadi percaya kepada-Nya, maka lihatlah hidup kita akan dipenuhi berkat dan mujizat. 

Amin. Selamat mengawali minggu ini dengan penuh percaya akan kasih dan kuasa-Nya.

Tuhan Yesus memberkati kita semua🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...