Minggu, 12 Maret 2023

Mengikut Aku Tidak Berjalan Dalam Kegelapan

RH 12 Maret 2023

MENGIKUT AKU TIDAK BERJALAN DALAM KEGELAPAN.

BACAAN: Yohanes 8:12-14

NAS        : “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (ay.12b).


1. Pada hari raya Pondok Daun, orang-orang Yahudi membangun pondok sekeliling Bait Allah. Pada petang hari lampu Bait Allah, yakni empat kaki dian besar dari emas (yang melambangkan tiang api Allah melintasi padang gurun di malam hari), dinyalakan (Keluaran 13:21). Dari pondok-pondok, mereka melihat terang di Bait Allah yang melambangkan terang dari Allah. 

2. Pada puncak perayaan itu, Yesus memproklamirkan diri-Nya ”Akulah terang dunia”. Barangsiapa mengikut Yesus yang adalah “Terang yang sejati”, tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup (ay.12). Terang Kristus akan menghalau kegelapan dosa dan kejahatan dalam berbagai manifestasinya. Kegelapan yang membawa manusia pada kebinasaan, dihalau oleh Terang Kristus yang membawa kehidupan.


3. Kita hidup dalam dunia yang gelap. Sejak manusia jatuh dalam dosa, kehidupan dunia dan manusia, dikuasai oleh kegelapan. Kegelapan dunia berusaha menyeret manusia masuk dalam kebinasaan. Karena itu Kristus datang sebagai Terang dunia. Terang itu adalah kehidupan manusia. Terang itu bercahaya dalam kegelapan dan kegelapan tidak menguasainya (Yohanes 1: 4-5).

4. Mari, datanglah kepada Terang. Terimalah Terang itu dalam hidupmu, maka kegelapan dosa akan sirna. Dan Kristus Terang Sejati, akan berdiam dalam hidup kita, menghadirkan keselamatan yang membawa kebahagiaan. Menerima Kristus sebagai Terang dalam kehidupan kita, itulah kekuatan, sukacita, kelimpahan berkat dan kebahagiaan hidup kita. Mari kita hayati di masa prapaskah ini. 


SELAMAT BERKARYA (siz).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...