SAAT TEDUH MASA ADVEN
23 DESEMBER 2023
Lukas 1:26-38
*PILIHAN YANG BERAT NAMUN MEBUAHKAN BERKAT*
Kata Maria: _“Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu“_ Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Lukas 1:38)
Mengikut Tuhan bukan berarti semuanya dapat berjalan dengan lancar dan mulus. Bahkan siapapun yang mengikut Tuhan harus siap menerima resiko akan imannya tersebut. Kebanyakan manusia memilih mencari ‘aman’ bahkan cenderung menghindari resiko yang seharusnya ditanggungnya. Kita berpikir bahwa ketaatan kepada Tuhan hanya akan menimbulkan masalah dan kesengsaraan saja.
Di masa adven menjelang Natal kita bisa belajar tentang ketaatan dari sosok seorang wanita bernama Maria. Ia tahu bahwa ketika malaikat Tuhan memakai dirinya untuk mengandung bayi Yesus, ia akan mengalami banyak resiko, antara lain :
1) Siap ditinggal Yusuf tunangannya, krn akan dituduh selingkuh.
2) Siap mempertaruhkan nama baiknya.
3) Akan dicemooh, bahkan bisa saja ‘disebratke’ atau diusir keluarganya karena dianggap mencemarkan nama baik keluarga.
4) Siap dikucilkan, bahkan dihukum rajam oleh masyarakat karena dituduh hamil di luar nikah.
5) Mengorbankan kebebasannya, karena harus mengasuh bayi Yesus dan mencurahkan perhatiannya untuk anak itu.
Namun ia tetap mengambil pilihan berat yang penuh resiko itu untuk tetap taat kepada Tuhan. Dan akibat ketaatan Maria, maka Tuhan mencurahkan rahmat-Nya yang luar biasa bagi dia. Keselamatan dan sukacita Tuhan terus mengalir dalam dirinya, sehingga ia disebut wanita yang berbahagia (Lukas 1:47-48). Rahmat Tuhan juga mengalir atas bangsa-bangsa yang takut akan Dia, meninggikan orang-orang yang rendah dan melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar (Lukas 1:52-53).
Bagaimanakah dengan kehidupan kita, apakah sungguh-sungguh kita lebih memilih taat kepada Tuhan atau sebaliknya? Apakah kita siap menghadapi resiko dikucilkan, tidak dipromosikan jabatannya bahkan dicopot jabatannya, kehilangan orang terkasih dan kehilangan pekerjaan karena mempertahankan iman kita serta tetap taat pada Tuhan, atau semua itu kita abaikan demi harga diri, kesuksesan, dan kesenangan duniawi? Maria memilih taat kepada Tuhan. Meski sebuah pilihan berat namun berakhir dengan berkat. Bagaimana dengan pilihan Saudara?
Amin. Selamat berakhir pekan, Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏
(Lukas Istiadi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar