SAAT TEDUH
13 SEPTEMBER 2023
Bacaan 1 Petrus 3:8-12
*KITA DIPANGGIL UNTUK MEMBERKATI DAN MENGAMPUNI*
_"dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat"_
(1 Petrus 3:9)
Seorang teman curhat dan berkata : _"Enak banget ya, orang sudah ketahuan salah penyelesaianya cuma membuat pernyataan tertulis bermaterai 10 ribu beres tanpa ada proses hukum. Kalau aku sorry, tiada maaf baginya. Pokoknya harus dihukum!"_ Begitulah ungkapan kejengkelan hatinya melihat fenomena beberapa kasus ada orang menghina dan melecehkan pihak lain tapi penyelesaiannya cukup pernyataan tertulis bermaterai 10 ribu rupiah tanpa proses hukum,
Dalam kasus di atas, mungkin kita juga berpikir dan setuju dengan pendapat tersebut. Sulit bagi siapapun untuk memaafkan dan mengampuni orang yang bersalah terhadap kita. Perasaan sakit hati, marah, kecewa, jengkel pasti kita rasakan. Bahkan dalam hati ada keinginan untuk membalas perlakuannya, kalau perlu lebih berat. Tanpa permintaan maaf, mengakui kesalahan dan bertanggungjawab atas kesalahannya tampaknya sulit bagi seseorang untuk memaafkan dan mengampuni. Namun sebagai pengikut Kristus, kita harus meneladani apa yang Kristus sudah lakukan. Tak perlu kejahatan dibalas dengan kejahatan, caci maki dibalas dengan caci maki. Kita diajarkan untuk tetap mengasihi dan memberkati. Yesus Kristus memberikan teladan pengampunan tanpa syarat, bahkan ketika disesah, disiksa dan disalibkan, Yesus tetap memberikan pengampunan :_"Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."_ (Lukas 23:34). Yesus mengampuni bukan karena pihak lain meminta ampun dan mengakui kesalahan, tetapi Ia melepaskan pengampunan atas kehendak sendiri dilandasi rasa kasih.
Saudaraku terkasih, kerelaan memberikan pengampunan ternyata mendatangkan berkat. Kita dibebaskan dari belenggu yang melelahkan hati kita karena menyimpan sakit hati, dendam dan kemarahan. Pengampunan juga membuat kualitas kesehatan kita meningkat dibanding mereka yang tidak bisa mengampuni. Berkat lainnya adalah rasa damai, tidak berpikir dan berprasangka buruk serta merasakan sukacita luar biasa. Ingat bahwa kita dipanggil untuk memperoleh berkat sekaligus menjadi saluran berkat Tuhan. Amin, Tuhan Yesus memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar