Senin, 29 Mei 2023

Kecewakah Engkau

 SAAT TEDUH 

29 MEI 2023

Bacaan Kolose 3:23-24


*KECEWAKAH ENGKAU?*

_"Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia"_

(Kolose 3:23)


Pernahkah kita kecewa setelah melakukan sesuatu? Entah itu pekerjaan, tugas, tindakan maupun pelayanan? Apa yang membuat kita merasa begitu kecewa? Imbalan kah? Pujian kah? Penghargaan kah? Ataukah apa yang kita dapatkan jauh dari apa yang kita harapkan? Kita berharap dapat imbalan tetapi ternyata jauh dari jerih payah yang kita keluarkan. Kita berharap pujian ternyata cemoohan yang kita dapatkan. Kita berharap  dihargai tetapi sedikitpun tidak ada yang menghargai. Padahal kita sudah melakukan dengan sungguh-sungguh dan sebaik mungkin. Akhirnya kita merasa begitu sangat kecewa. Rasa kecewa tersebut berakibat semangat menjadi kendor, sedikit demi sedikit melemah dan akhirnya apa yang dilakukan hanya setengah hati bahkan seenak dan sesuka hati sendiri. Orang Jawa bilang _"gelem yo ngene, ora gelem yo wis"_ (mau ya begini tidak mau ya sudah).


Saudaraku terkasih, sebenarnya hanya ada satu hal yang sering tidak kita sadari dan menjadi penyebab rasa kecewa itu muncul, yaitu : *tujuan* kita. Apa sih tujuan kita melakukan sesuatu, baik tugas, pekerjaan maupun pelayanan? Untuk siapa kita melakukan semua itu? Untuk manusia atau untuk Tuhan? Mencari pujian manusia atau pujian Tuhan? Mencari perkenan manusia atau perkenan Tuhan? Jika selama ini tujuan kita mencari pujian, perkenan dan penghargaan dari manusia pasti kita akan kecewa! Sehebat, sebaik dan sekeras apapun kita melakukannya, jangan harap manusia akan selalu memuji dan menghargai kita. Terlebih jika sudah ada perasaan tidak suka, tetap saja akan dicela. Ibarat pepatah Jawa _"kencana katon wingka"_ (emas terlihat seperti pecahan gerabah atau kreweng). Yang bagus saja jika ada rasa tidak suka akan dibilang jelek, apalagi yang jelek entah mau dibilang apa?

Oleh sebab itu mulai saat ini, ubah tujuan kita dalam bekerja atau berpelayanan. Seperti firman Tuhan yang kita renungkan saat ini: 

_"Apa pun juga yang kamu perbuat, *perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan* dan bukan untuk manusia"_ (Kolose 3:23). Ketika tujuan pekerjaan dan pelayanan kita adalah untuk Tuhan, maka kita akan melakukan dengan penuh sukacita dan sepenuh hati. Biarlah orang tidak memuji dan menghargai kita, yang penting kita sudah melakukan yang terbaik bagi Tuhan. Percayalah bahwa apapun yang kita perbuat baik melalui pekerjaan maupun pelayanan jika semua untuk kemuliaan Tuhan maka jerih payah kita tidak akan sia-sia, seperti apa yang tertulis dalam 1 Korintus 15:58 _"Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia"_

Manusia bisa saja mengecewakanmu, tidak menghargaimu, sama sekali tidak menganggapmu bahkan menghinamu. Namun satu hal yang perlu engkau tahu: Tuhan sanggup mengubah kehinaan menjadi kemuliaan!!

Amin. Selamat mengawali minggu kerja dengan penuh semangat. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...