Minggu, 14 Mei 2023

Kasih dan Ketaatan

 RENUNGAN MINGGU 

14 MEI 2023

Bacaan Yohanes 14:15-21


*KASIH DAN KETAATAN*

_"Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."_

(Yohanes 14:21) 


Kita semua tahu bahwa Tuhan begitu mengasihi kita. Kasih-Nya telah dibuktikan dengan berbagai cara bahkan terkadang dalam peristiwa yang tidak masuk akal. Kitab Yohanes 3:16 menuliskan bukti kasih Tuhan yang begitu luar biasa: _"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal"_

Kalau Tuhan saja begitu besar mengasihi kita, maka pertanyaannya adalah "Apakah kita juga mengasihi Tuhan?". Tentu banyak yang menjawab "sudah" dengan dibuktikan melalui keaktifannya beribadah, berdoa, ikut persekutuan, berpersembahan dan berpelayanan. Namun apakah itu sudah cukup sebagai bukti kita mengasihi Tuhan? Bagaimana jika dalam kehidupan sehari-hari kita masih suka berdusta, korupsi, mencuri, selingkuh, dendam, dan tindakan tidak terpuji lainnya? Ternyata bukti mengasihi Tuhan tidak hanya sebatas kegiatan rohani atau kegiatan keagamaan saja. Dengan tegas Tuhan Yesus menekankan bahwa bukti mengasihi Allah adalah *memegang dan melakukan perintah-Nya*. Perintah Tuhan sudah sangat jelas tertulis dalam 10 hukum Tuhan (Keluaran 20:1-17) atau hukum kasih (Matius 22:37-40). Itupun harus dilakukan dengan segenap hati, jiwa dan akal budi kita. Mungkin ada orang yang mengasihi Tuhan pada saat senang, berkecukupan dan hidup dalam kesuksesan. Namun apakah kita juga mampu tetap setia mengasihi Tuhan ketika hidup kita dilanda kesulitan, pergumulan, kegagalan dan penderitaan?


Saudaraku terkasih, untuk bisa mengasihi Tuhan butuh ketaatan. Tuhan Yesus mengatakan: _"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan *menuruti segala perintah-Ku"*_ (Yohanes 14:15). Kata "menuruti segala perintah-Ku" mengandung makna sebuah *ketaatan*. Tanpa ketaatan kita tidak mungkin bisa melakukan perintah-Nya. Oleh sebab itu apapun masalah, kesulitan, pergumulan dan penderitaan yang kita alami saat ini jangan sampai melunturkan ketaatan kita kepada Tuhan dan mengakibatkan kita terjatuh dalam dosa. Kiranya kasih Tuhan memampukan kita tetap hidup dalam kebenaran dan ketaatan. 

Amin.  Selamat hari Minggu dan selamat beribadah. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...