Senin, 22 Mei 2023

Doa Yesus bagi Murid-murid Nya

 SAAT TEDUH 

22 MEI 2023

Bacaan Yohanes 17:1-26


*DOA YESUS BAGI MURID-MURIDNYA*

_"Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka"_

(Yohanes 17:9-10)  


Ketika berdoa, apa yang terlintas dalam pikiran kita? Lebih banyak memohon untuk kepentingan diri sendiri atau untuk orang lain? Jika kita mau jujur, pasti isi doa kita lebih banyak untuk diri sendiri. Terlebih jika kita sedang mengalami masa-masa sulit dan berat, hampir semua permohonan adalah untuk diri sendiri agar dilepaskan dari beban pergumulan yang sedang kita alami. Beratnya beban pergumulan hidup sering membuat kita lupa untuk berdoa bagi orang lain. Tetapi hari ini kita bisa belajar dari doa Yesus bagi murid-murid-Nya. Ia memohon secara khusus kepada Bapa untuk:

1. *Melihara* kehidupan murid-murid-Nya (ayat 11-16). Memelihara yang dimaksud adalah menjaga, merawat, melindungi, menyelamatkan dan mencukupi mereka sesuai dengan kekayaan dan kemulian-Nya. 

2. *Menguduskan* para murid  (ayat 17-19). Menguduskan dalam arti agar kehidupan para murid selalu dituntun dalam kebenaran dan dijauhkan dari tindakan dosa. 

3. *Mempersatukan* para murid (ayat 11, 22-23). Mempersatukan artinya menjadikan bersatu atau menyatukan berbagai karakter dalam rangka menyatukan visi dan misi Ilahi untuk mengabarkan Injil keselamatan bagi semua bangsa. Melalui kesatuan Bapa, Yesus dan para murid dunia menjadi tahu dan percaya bahwa Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup. 

4. *Mempermuliakan* para murid (ayat 24-26). Yesus tidak hanya menginginkan murid-murid-Nya dipelihara, disatukan dan dikuduskan tetapi juga dipermuliakan sama seperti Ia dipermuliakan oleh Bapa. Itu artinya bahwa para murid dan setiap orang yang percaya kepada-Nya akan hidup dalam kemuliaan bersama Tuhan Yesus di sorga.


Saudaraku terkasih, jika Tuhan Yesus dalam situasi genting dengan pergumulan yang begitu berat menjelang penderitaan dan kematian di kayu salib saja tetap memikirkan kepentingan para murid dan orang-orang yang percaya kepada-Nya, bagaimana dengan kita? Masih mampukah kita berdoa bagi orang lain juga? Mari kita menghayati dan meneladani tindakan Yesus.   Berdoalah untuk orang-orang yang menderita, berdoalah bagi pelayan-pelayan Tuhan,  berdoalah bagi bangsa dan negara, berdoalah bagi pemerintah dan berdoalah bagi siapapun yang butuh dukungan doa. Dengan mendoakan orang lain bukan saja mampu mengubah orang lain tetapi juga mengubah diri kita. Doa tidak hanya mendatangkan berkat bagi orang lain tetapi juga berkat bagi diri kita. 

Amin. Selamat mengawali minggu ini dengan belajar untuk berdoa bagi orang lain. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup Berkemenangan

Mengatasi Ketakutan   Ketakutan adalah perasaan yang seringkali muncul ketika kita menghadapi suatu permasalahan. Raja Yosafat pun menjadi t...