SAAT TEDUH
29 MARET 2023
Bacaan Yohanes 11:1-44
*TIDAK SEPERTI YANG KITA PIKIRKAN*
Maka kata Marta kepada Yesus: _"Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati"_
(Yohanes 11:21)
Kita sebagai orang percaya sering memiliki pikiran yang sama dengan Marta dan Maria. Marta dan Maria menganggap kedatangan Yesus ke rumah mereka sudah terlambat (ayat 11, 32) dan tak ada gunanya lagi karena Lazarus sudah mati dan telah dikuburkan selama 4 hari. Anggapan Marta dan Maria sering mewakili anggapan kita juga. Kita memang percaya bahwa Tuhan Yesus sanggup menolong pergumulan kita, namun pergumulan yang tidak berat. Tetapi sering ragu bahkan tidak percaya bahwa Yesus sanggup menolong melepaskan kita dari pergumulan yang sangat berat. Itu sama dengan Marta, ia percaya Yesus sanggup menyembuhkan Lazarus, tetapi tidak percaya bahwa Yesus sanggup membangkitkan Lazarus dari kematian. Marta percaya kebangkitan itu akan terjadi bukan saat itu tetapi menunggu akhir zaman (ayat 24). Saat ini pun jika jemaat ditanya apakah mereka percaya bahwa Tuhan Yesus sanggup melakukan segala perkara bahkan yang tampaknya mustahil bagi manusia? Pasti mereka akan menjawab "Percaya!". Mulut kita mungkin bisa berkata demikian, namun hati kita belum tentu. Untuk bisa benar-benar yakin dan percaya baik di mulut maupun di hati butuh waktu yang panjang bahkan sepanjang umur kita.
Saudaraku terkasih, terkadang rencana Tuhan jauh berbeda dengan apa yang kita harapkan dan pikirkan. Bagi kita yang saat ini mengalami begitu banyak beban pergumulan bahkan beban itu terasa sangat berat, maunya Tuhan segera bertindak menolong kita secepatnya. Namun apa yang kita pikirkan dan harapkan tidak terjadi bahkan seolah Tuhan membiarkan kita mengalami hal-hal yang begitu menyakitkan karena harus mengalami kegagalan, kehilangan, kekalahan, kebangkrutan, keterpurukan dan berbagai penderitaan. Hati dan pikiran kita seolah dibuatnya menjadi ragu dan bimbang. Namun benarkah demikian? Mari perhatikan apa yang Tuhan Yesus katakan kepada para murid di ayat 15 _"tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, *supaya kamu dapat belajar percaya.* Marilah kita pergi sekarang kepadanya."_
Itu artinya bahwa dalam hikmat Tuhan, bisa saja pergumulan itu Tuhan ijinkan terus menimpa kita bahkan seolah Ia sengaja melakukan agar kita mau *belajar untuk percaya* kepada-Nya bahwa apa yang Tuhan pikirkan tidak sama dengan yang kita pikirkan. Namun satu hal yang harus kita percaya bahwa *Tuhan akan memberikan yang terbaik tepat pada waktunya!* Mari belajar dan terus belajar menyelami akan cinta kasih Tuhan, sehingga pikiran kita bisa menyelaraskan dengan pikiran dan rencana Tuhan. Memang tidak mudah. Namun ketika kita sungguh-sungguh percaya, mujizat Tuhan akan menjadi nyata!
Amin. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar